- Promo paylater seperti "Bayar Nanti" dan cicilan ringan memicu belanja impulsif, mengaburkan kesadaran pengeluaran nyata.
- Diskon khusus platform mendorong pembelian tidak esensial, membuat total tagihan menumpuk saat jatuh tempo tiba.
- Akumulasi cicilan ini menyebabkan Tunjangan Hari Raya (THR) sering terpakai untuk melunasi utang konsumtif masa lalu.
SuaraJakarta.id - Setiap tahun menjelang Lebaran, banyak orang punya rencana yang sama: menyisihkan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk tabungan atau kebutuhan penting. Namun kenyataannya, tak sedikit yang justru mengeluh hal serupa setelah Lebaran lewat, yakni THR habis duluan.
Fenomena ini makin sering dikaitkan dengan maraknya promo paylater yang berseliweran di berbagai aplikasi belanja online hingga layanan transportasi digital.
Promo yang terlihat ringan mulai dari “Bayar Nanti”, “Cicilan 0 Persen”, hingga diskon khusus paylater—sering kali membuat banyak orang merasa tetap bisa belanja tanpa menyentuh uang di rekening. Padahal, tanpa disadari, kebiasaan ini bisa menjadi jebakan finansial yang membuat rencana menabung gagal total.
1. Promo “Bayar Nanti” Membuat Pengeluaran Terasa Tidak Nyata
Banyak pengguna merasa lebih berani berbelanja ketika menggunakan paylater dibanding membayar langsung.
Alasannya sederhana: uang tidak langsung keluar saat itu juga.
Secara psikologis, kondisi ini membuat otak menganggap pengeluaran tersebut bukan prioritas mendesak. Akibatnya, barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan justru ikut terbeli.
Ketika tagihan datang di bulan berikutnya, barulah terasa bahwa jumlahnya sudah menumpuk.
2. Diskon Khusus Paylater Memicu Belanja Impulsif
Banyak platform sengaja memberikan diskon khusus jika pembayaran menggunakan paylater.
Strategi ini sangat efektif menarik pengguna. Banyak orang akhirnya membeli barang hanya karena tergoda diskon, bukan karena kebutuhan.
Baca Juga: Buka Puasa Jakarta dan Sekitarnya Hari Ini 15 Maret 2026 Jam Berapa? Cek Waktu Magrib
Padahal, jika dihitung ulang, jumlah total yang dibayar bisa saja lebih besar dibanding membeli secara tunai.
3. Cicilan Kecil Membuat Orang Merasa Aman
Salah satu jebakan paling sering terjadi adalah cicilan kecil.
Misalnya: Rp50 ribu per bulan, Rp75 ribu per bulan dan Rp100 ribu per bulan
Angka tersebut terlihat ringan. Namun masalah muncul ketika cicilan kecil ini berasal dari banyak transaksi berbeda.
Tanpa sadar, total cicilan bulanan bisa mencapai ratusan ribu bahkan jutaan rupiah.
4. THR Sering Dipakai untuk Menutup Tagihan
Banyak orang baru menyadari besarnya tagihan paylater saat THR cair.
Tag
Berita Terkait
-
Akselerasi Livin by Mandiri memudahkan transaksi sekaligus memperluas akses keuangan masyarakat.
-
5 Keunggulan Bank Digital untuk Atur Keuangan Tanpa Ribet bagi Anak Muda
-
Cek Fakta: Viral Gaji Guru Setara DPR, Benarkah Menteri Keuangan Purbaya Mengusulkan Itu?
-
Bank Mandiri Gandeng IKA UII Terbitkan Kartu Debit Co-Brand GPN untuk Perkuat Inklusi Keuangan
-
Si 'Koboy' Purbaya Dinilai Akan Jadi Menteri Keuangan Yang Langgeng di Era Prabowo
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Mas Dhito Kembali Salurkan 216 Bantuan Pertanian Bagi Petani Guna Dukung Peningkatan Produksi
-
Teknologi AI Wearable Makin Berkembang, Rokid Hadir di DTI-CX 2026
-
5 Penyebab Masih Takut Speaking Meski Sudah Lama Belajar
-
NHM Teguhkan Komitmen Good Mining Practices melalui Binwas Terpadu ESDM
-
BRIvolution Reignite Percepat Transformasi dan Perkokoh Kontribusi Danantara untuk Ekonomi Nasional