- Mayoritas ulama menyatakan pembayaran utang puasa Ramadan (qadha) wajib didahulukan daripada puasa sunnah Syawal.
- Kewajiban puasa Ramadan didahulukan karena ibadah wajib memiliki prioritas lebih tinggi dibanding amalan sunnah.
- Pendapat minoritas membolehkan puasa Syawal dulu jika khawatir waktu habis, namun utang puasa tetap harus ditunaikan.
Pastikan utang puasa tetap diselesaikan sebelum Ramadan berikutnya. Pendekatan ini memberikan keseimbangan antara menjalankan kewajiban dan meraih keutamaan sunnah.
Perdebatan mengenai puasa qadha dan puasa Syawal bukanlah hal baru. Namun, prinsip utamanya tetap sama: dahulukan yang wajib sebelum yang sunnah.
Meski terdapat perbedaan pendapat, memahami dasar dan penjelasan ulama dapat membantu mengambil keputusan dengan lebih tenang dan yakin.
Apakah harus bayar utang puasa dulu sebelum puasa Syawal?
Jawaban: Ya, mayoritas ulama menganjurkan mendahulukan utang puasa (qadha) karena hukumnya wajib, sedangkan puasa Syawal bersifat sunnah.
Kenapa utang puasa harus didahulukan?
Jawaban: Dalam kaidah fikih, ibadah wajib lebih utama dibandingkan sunnah. Puasa Ramadan termasuk kewajiban yang harus disempurnakan terlebih dahulu.
Apakah boleh puasa Syawal dulu baru bayar utang puasa?
Jawaban: Boleh menurut sebagian ulama, terutama jika khawatir tidak sempat menjalankan puasa Syawal sebelum bulan Syawal berakhir. Namun, utang puasa tetap wajib dilunasi setelahnya.
Baca Juga: Lebaran Asyik di Jakarta: Keliling Dunia dalam Satu Kawasan, Tanpa Macet-macetan Keluar Kota
Apakah bisa niat puasa Syawal sekaligus qadha?
Jawaban: Sebagian ulama tidak membolehkan penggabungan niat karena keduanya memiliki tujuan berbeda (wajib dan sunnah). Namun, ada juga pendapat yang membolehkan dengan catatan tertentu.
Berapa batas waktu membayar utang puasa?
Jawaban: Qadha puasa dapat dilakukan hingga sebelum datangnya Ramadan berikutnya. Namun, tidak dianjurkan menunda tanpa alasan yang jelas.
Apa keutamaan puasa Syawal?
Jawaban: Puasa enam hari di bulan Syawal memiliki keutamaan besar, yakni seperti berpuasa sepanjang tahun, sebagaimana disebutkan dalam hadis Nabi.
Berita Terkait
-
Menjelang Magrib! Buka Puasa Jakarta Hari Ini 19 Maret 2026 Jam Berapa? Cek Waktunya
-
Buka Puasa Jakarta Hari Ini Senin 16 Maret 2026 Jam Berapa? Cek Jadwal Magrib dan Doa Berbuka
-
Buka Puasa Jakarta dan Sekitarnya Hari Ini 15 Maret 2026 Jam Berapa? Cek Waktu Magrib
-
Maghrib Jam Berapa di Jakarta Hari Ini? Cek Jadwal Buka Puasa Kamis 12 Maret 2026
-
Niat Puasa Ramadhan 2026 untuk Sebulan dan Harian Lengkap Arab Latin serta Hukum Mazhab
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
MLSC All-Stars 2026: All-Stars Jakarta Amankan Tiket Final Usai Tekuk Yogyakarta
-
Kredit Motor di Jakarta Fair 2026? Jangan Sampai Ditolak, Ini 4 Hal yang Wajib Disiapkan
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors