Ronald Seger Prabowo
Minggu, 22 Maret 2026 | 11:54 WIB
Pantai Indah Kapuk mencoba menjawab pertanyaan itu lewat rangkaian program PIKcation yang digelar sepanjang 14 hingga 29 Maret 2026. [Dok Pribadi]
Baca 10 detik
  • Pantai Indah Kapuk menggelar program "PIKcation" pada 14 hingga 29 Maret 2026 untuk warga yang tidak mudik.
  • Rangkaian acara mencakup Festival Kampung Batavia, Mini Circus, Flea Market, dan pertunjukan seni visual serta musik.
  • Program kolaboratif ini bertujuan menjaga standar layanan wisata kelas dunia bagi pengunjung yang tinggal di kota.

SuaraJakarta.id - Tidak semua orang memilih mudik saat Lebaran. Sebagian tetap tinggal di Jakarta, entah karena pekerjaan, kondisi keluarga, atau sekadar ingin menikmati kota yang biasanya lebih lengang.

Namun, persoalan klasiknya sama. Mau ke mana? Pantai Indah Kapuk mencoba menjawab pertanyaan itu lewat rangkaian program PIKcation yang digelar sepanjang 14 hingga 29 Maret 2026. Program ini menghadirkan berbagai aktivitas yang dirancang untuk mengisi libur Lebaran tanpa harus keluar kota.

Di kawasan ini, liburan tidak lagi harus berarti perjalanan jauh. Dalam satu area, pengunjung bisa menemukan beragam suasana sekaligus.

Mulai dari pertunjukan budaya seperti Festival Kampung Batavia yang berlangsung setiap akhir pekan hingga 28 Maret, hingga hiburan visual seperti Mini Circus di Kota Belanda pada 21 Maret.

Bagi yang ingin suasana santai, Indonesia Design District menghadirkan Flea Market selama 17 sampai 29 Maret. Sementara itu, Central Market menggabungkan nuansa Lebaran dengan seni lewat Bedug Harmony dan Water Color Painting.

Tidak hanya itu, pengalaman berbeda juga bisa ditemukan lewat pertunjukan Tanoura Dance di Pantjoran PIK atau Arabian Musical Parade di Orange Groves yang digelar pada 21 Maret.

Seluruh program ini dirancang sebagai satu ekosistem hiburan yang saling melengkapi.

“Seluruh rangkaian program dalam kampanye PIKcation Lebaran 2026 dikembangkan secara kolaboratif oleh berbagai unit destinasi,” ujar Head of Tourism Development Agung Sedayu Group, Fenny Maria.

Menurutnya, pendekatan ini menjadi bagian dari strategi menghadirkan destinasi yang tidak hanya menarik, tetapi juga berkelanjutan.

Baca Juga: Bukan Mohon Maaf Lahir Batin, Inilah Arti Sebenarnya Minal Aidin Wal Faizin

“Inisiatif ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga standar layanan serta menghadirkan pengalaman wisata kelas dunia,” katanya.

Dengan berbagai pilihan tersebut, PIK menawarkan alternatif yang cukup relevan bagi warga Jakarta yang tidak mudik. Liburan tetap bisa dirasakan, tanpa harus menghadapi perjalanan panjang atau kepadatan arus balik.

Di tengah perubahan pola liburan masyarakat urban, konsep seperti ini menjadi semakin penting. Bukan sekadar tempat, tetapi pengalaman yang bisa diakses dengan mudah.

Dan bagi mereka yang memilih tetap di kota, mungkin Lebaran tahun ini justru terasa lebih santai. Lebih dekat. Tapi tetap berkesan.

Load More