- Idulfitri seharusnya menjadi momen penting untuk memanjatkan doa agar ibadah Ramadan diterima oleh Allah SWT.
- Doa yang dianjurkan saat Idulfitri adalah memohon agar Allah menerima puasa dan amal baik kita serta orang lain.
- Doa ini melengkapi ucapan maaf lahir batin dengan memperkuat aspek hubungan spiritual dengan Tuhan Yang Maha Esa.
SuaraJakarta.id - Setiap Lebaran, kita hampir selalu mengulang kalimat yang sama yakni “Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin.” Ia terasa akrab, bahkan nyaris otomatis diucapkan. Namun di balik tradisi itu, ada satu amalan yang justru sering terlewat: berdoa di hari kemenangan.
Padahal, Idulfitri bukan sekadar momen saling memaafkan, tetapi juga waktu terbaik untuk memanjatkan harapan, apakah seluruh ibadah selama Ramadan benar-benar diterima?
Di sinilah doa menjadi penting. Bukan sekadar pelengkap, melainkan inti dari harapan seorang hamba setelah sebulan penuh berjuang.
Doa Idulfitri yang Dianjurkan
Salah satu doa yang dianjurkan untuk diucapkan saat Idulfitri adalah:
Arab:
اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنَّا وَمِنْكُمْ صِيَامَنَا وَصِيَامَكُمْ
Latin:
Allahumma taqabbal minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum
Artinya:
“Semoga Allah menerima amal kami dan amal kalian, puasa kami dan puasa kalian.”
Sekilas, doa ini terdengar sederhana. Namun jika dipahami lebih dalam, ia menyimpan makna yang sangat kuat: sebuah pengakuan bahwa manusia tidak pernah benar-benar tahu apakah amalnya diterima.
Baca Juga: Jadwal Imsak Jakarta 20 Maret 2026: Batas Sahur di Akhir Ramadan, Catat Waktu Subuh Hari Ini
Setelah menahan lapar, emosi, dan berbagai godaan selama Ramadan, yang paling kita harapkan bukan pujian, melainkan penerimaan dari Allah.
Doa ini menjadi simbol kerendahan hati—bahwa semua usaha yang dilakukan masih membutuhkan pengakuan dari Sang Pencipta.
Di tengah suasana bahagia, doa ini justru mengingatkan bahwa Lebaran bukan hanya tentang perayaan, tetapi tentang hasil dari perjalanan spiritual.
Mengucapkannya saat bertemu keluarga, sahabat, atau tetangga bukan hanya bentuk kebaikan sosial, tetapi juga doa timbal balik yang penuh makna.
Tanpa disadari, kita tidak hanya saling menyapa, tetapi juga saling mendoakan.
Jika “mohon maaf lahir dan batin” berbicara tentang hubungan antar manusia, maka doa ini berbicara tentang hubungan dengan Tuhan.
Tag
Berita Terkait
-
Lengkap! Tata Cara Salat Idulfitri 2026: Niat, Bacaan, Jumlah Takbir, Sunnah, dan Dalil Hadis
-
Minal Aidin wal Faizin Ternyata Tak Sesederhana Itu: Ini Maknanya Jika Dibaca Ala Filsuf
-
Tiket KA Jakarta-Yogyakarta Tiba-Tiba Rp135 Ribu, Pemudik Membludak hingga Tembus 104 Persen
-
Cuti Bersama Lebaran 2026 Kapan? Catat Jadwal Libur Idul Fitri dan Tanggal Merahnya
-
Catat! Jadwal One Way, Contraflow, dan Ganjil Genap Mudik Lebaran 2026
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
- Keluarga Masuk Daftar Ahli Waris Sengketa Lahan Sriwedari, Wali Kota Solo Respati Ambil Sikap Tegas!
- Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV
- Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga
-
RUU Profesi Kurator Resmi Masuk Pembahasan, DPR Ajak PERKAPI Rombak Aturan Kepailitan
-
2 Susu Kambing Etawa Populer, Mana yang Lebih Cocok untukmu?
-
BRI Perkuat Sinergi Pemerintah untuk Perluas Pembiayaan Perumahan Rakyat
-
Menteri Pertahanan Tinjau Isi Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi, Wartawan Dilarang Masuk