Tasmalinda
Senin, 30 Maret 2026 | 22:50 WIB
ilustrasi lupa jumlah puasa Qadha.
Baca 10 detik
  • Umat Muslim wajib mengganti (qadha) puasa Ramadan meskipun lupa jumlah pastinya berdasarkan panduan ulama.
  • Jika jumlah hari puasa yang ditinggalkan tidak diketahui, gunakan perkiraan maksimal yang diyakini pernah ditinggalkan.
  • Ulama membolehkan niat qadha puasa dilakukan secara umum dalam hati tanpa menyebutkan angka tertentu setiap hari.

SuaraJakarta.id - Tidak sedikit umat Muslim yang mengalami hal ini: memiliki utang puasa Ramadan, tetapi lupa jumlah pastinya. Entah karena sudah lama berlalu, atau tidak pernah mencatat sejak awal.

Pertanyaannya, apakah puasa tetap bisa diganti? Dan bagaimana cara meniatkannya jika jumlah hari tidak diketahui secara pasti?

Kondisi ini sering menimbulkan kegelisahan. Namun, para ulama telah memberikan solusi yang praktis dan menenangkan.

Apakah Puasa Tetap Wajib Diganti Jika Lupa Jumlahnya? Jawabannya: tetap wajib diganti (qadha).

Dalam Islam, kewajiban puasa Ramadan tidak gugur hanya karena lupa jumlahnya. Selama yakin pernah meninggalkan puasa, maka kewajiban tersebut tetap harus ditunaikan.

Para ulama memberikan panduan yang cukup jelas dalam kondisi ini.

Jika lupa jumlah pasti, maka:

  • Gunakan perkiraan yang paling mendekati
  • Jika ragu, ambil jumlah maksimal yang diyakini pernah ditinggalkan
    Misalnya:

Jika ragu antara 3 atau 5 hari, maka ambil 5 hari
Jika benar-benar lupa maka gunakan perkiraan yang paling aman

Pendekatan ini bertujuan agar kewajiban benar-benar tertunaikan dan tidak menyisakan keraguan.

Baca Juga: Lebaran Asyik di Jakarta: Keliling Dunia dalam Satu Kawasan, Tanpa Macet-macetan Keluar Kota

Bolehkah Niat Qadha Secara Umum?

Dalam kondisi lupa jumlah, ulama juga membolehkan niat qadha secara umum, tanpa harus menyebut angka tertentu setiap hari.

Contohnya cukup dalam hati: “Saya niat mengganti puasa Ramadan yang saya tinggalkan karena Allah Ta’ala.”

Tidak perlu menyebut “hari ke-1, ke-2, dan seterusnya”, yang terpenting adalah niat mengganti utang puasa.

Secara umum, pelaksanaan qadha puasa sama seperti puasa Ramadan:

  • Dilakukan di luar bulan Ramadan
  • Dimulai sebelum fajar
  • Menahan diri hingga magrib
  • Tidak harus berturut-turut
    Yang penting, jumlah hari yang diganti sesuai dengan kewajiban yang diyakini.

Tips Agar Tidak Bingung di Masa Depan

Load More