- UNCTAD memproyeksikan nilai pasar teknologi AI dan robotik global meningkat menjadi US$16,4 triliun pada tahun 2033.
- Sinar Mas Land dan PT ASIX Indonesia Cerdas bekerja sama mengembangkan riset AI dan robotik di BSD City.
- Kolaborasi ini mencakup pendirian pusat riset, akademi teknologi, serta implementasi robot keamanan di kawasan BSD City.
SuaraJakarta.id - Teknologi Artificial Intelligence (AI) dan robotik mulai gencar digunakan, keduanya diproyeksikan bakal terus meningkat di masa depan. Berdasrakan data United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD), teknologi frontier seperti AI dan robotik diproyeksikan akan meningkat enam kali lipat.
Peningkatan itu diproyeksikan dari US$2,5 triliun pada tahun 2023 menjadi US$16,4 triliun pada tahun 2033. Melihat besarnya potensi tersebut, Sinar Mas Land membuat riset pengembangan AI dan robotik di BSD City.
Melalui PT Bumi Serpong Damai Tbk dan PT ASIX Indonesia Cerdas, entitas anak dari PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), secara resmi menjalin kerja sama strategis di bidang inovasi teknologi, riset dan pengembangan kecerdasan buatan (AI) serta robotik di BSD City.
Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh CEO Digital Tech Ecosystem and Development Sinar Mas Land, Irawan Harahap dan CEO sekaligus Presiden Direktur PT ASIX Indonesia Cerdas, Andrie Tjioe pada 11 Mei 2026 di ASIX AI Joint Lab di ITB Innovation Park, Bandung.
Irawan Harahap mengatakan, kolaborasi ini menandai langkah nyata transformasi BSD City sebagai kawasan township masa depan yang tidak hanya unggul dalam infrastruktur fisik, tetapi juga menjadi episentrum inovasi teknologi di Indonesia.
Melalui kerja sama ini, BSD City membuka pintu lebih lebar bagi para inovator, peneliti, dan pelaku industri teknologi untuk bersama-sama membangun ekosistem teknologi berkelanjutan.
"Kami bangga menjadi bagian dari perjalanan ASIX dalam menghadirkan kapabilitas AI dan Robotik kelas dunia ke Indonesia," katanya melalui rilis yang diterima Suara.com.
Irawan Harahap juga menyebut, hal tersebut sejalan dengan komitmen untuk menjadikan BSD City sebagai pusat riset dan kecerdasan buatan (AI).
"Melalui inisiatif baru kami, yaitu mBrace (Make BSD Research and AI Center of Excellence). Semoga inisiatif ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas," paparnya.
Baca Juga: Anomali Pasar Properti Mewah, Vila Puluhan Miliar di BSD City Ludes Terjual
Melalui MoU tersebut, kedua pihak menyepakati sejumlah inisiatif strategis, termasuk pengembangan pusat Research and Development (R&D) oleh PT ASIX Indonesia Cerdas yang merupakan joint laboratory antara China Mobile dan Sinar Mas.
"Pusat Research and Development ini akan menjadi laboratorium inovasi dan inkubator teknologi, pelaksanaan program Proof of Concept (POC) untuk menguji solusi sebelum diimplementasikan secara luas, penyelenggaraan product showcase serta pembangunan Akademi AI dan Robotik," pungkasnya.
CEO & Presiden Direktur PT ASIX Indonesia Cerdas, Andrie Tjioe mengungkaapkan, pihaknya sangat antusias dengan kolaborasi ini. Baginya, BSD City bukan sekadar lokasi fisik, namun sekaligus mitra ekosistem yang tepat untuk mengembangkan pusat R&D, mendirikan Akademi AI serta Robotik, yang akan menjadi wadah lahirnya generasi baru talenta digital Indonesia.
"Kami membawa keunggulan teknologi dari ekosistem China Mobile yang telah terbukti secara global, dikombinasikan dengan pemahaman mendalam tentang lanskap industri Indonesia melalui Sinar Mas," jelasnya.
Sebagai salah satu implementasi konkret, ihaknya menghadirkan Robot K9 ASIX untuk mendukung sistem keamanan di kawasan Biomedical Campus, BSD City.
"Ini menjadi bukti nyata solusi robotik yang dikembangkan ASIX tidak hanya bersifat konseptual, melainkan siap diimplementasikan langsung untuk memenuhi kebutuhan operasional kawasan modern," ujarnya.
Berita Terkait
-
Anomali Pasar Properti Mewah, Vila Puluhan Miliar di BSD City Ludes Terjual
-
Rahasia Pendidikan Kelas Dunia di BSD City, Siap Hadapi Indonesia Emas 2045?
-
Diet Catering Sehat Berbasis AI Kini Ramai di Jakarta, Benarkah Efektif Turunkan Berat Badan?
-
7 Aplikasi AI untuk Bantu Anak Kerjakan PR Sekolah, Belajar Jadi Lebih Mudah dan Cepat
-
7 Cara Menggunakan AI untuk Menyusun Jadwal Harian Paling Efisien dan Anti Berantakan
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Diduga Terserang Virus, Kemenhut Ungkap Penyebab Kematian Gajah Yuna di Aceh
-
Menakar Masa Depan Drone untuk Kebutuhan Industri Indonesia
-
Ardi Dwinanta Setiadharma Pimpin JAPNAS Jakarta, Usung Empat Pilar Buka Akses Pasar dan Permodalan
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Dosen Ilmu Komunikasi UPNVJ Edukasi Siswa SD tentang Cerdas Bermedia di Era Digital