- Pelari di kawasan Gelora Bung Karno kini semakin gemar menggunakan sepatu lari produksi merek lokal Indonesia.
- Popularitas merek seperti Ortuseight, 910 Nineten, dan Specs meningkat berkat desain modern, teknologi terbaru, serta harga terjangkau.
- Pergeseran tren terjadi karena kebanggaan komunitas terhadap produk lokal yang mampu bersaing dengan dominasi merek global dunia.
League mulai mendapatkan perhatian baru berkat beberapa model yang tampil lebih modern. Kumo Racer termasuk yang cukup sering dibahas karena desainnya terlihat agresif dan berbeda dibanding image League beberapa tahun lalu.
5. Compass Running Series
Selama ini Compass identik dengan sneakers lifestyle. Namun beberapa model sporty mereka mulai sering terlihat di area GBK, terutama di kalangan runner yang menyukai tampilan minimalis dan clean.
6. Eagle Running Series
Eagle mungkin bukan yang paling viral, tetapi masih memiliki penggemar setia. Banyak runner memilihnya karena nyaman untuk latihan harian dan menawarkan harga yang relatif ramah.
7. Ardiles Running Collection
Nama Ardiles mulai kembali muncul di kalangan runner muda. Selain faktor nostalgia, beberapa model terbaru mereka dinilai punya desain yang jauh lebih modern dibanding generasi sebelumnya.
Kenapa Sepatu Lokal Makin Bergengsi?
Baca Juga: Review 5 Sepatu Lari Lokal yang Katanya 'Tiru' Brand Luar, Mirip atau Beda Jauh?
Dulu banyak orang menganggap sepatu lokal hanya alternatif yang lebih murah.
Sekarang persepsinya mulai berubah.
Ada beberapa faktor yang membuat brand lokal semakin diminati dalam beberapa tahun terakhir. Selain desain yang semakin modern dan mengikuti tren global, teknologi yang digunakan juga terus berkembang. Di sisi lain, harga yang lebih realistis membuat produk lokal lebih mudah dijangkau banyak kalangan. Ketersediaannya yang semakin luas serta kedekatan dengan komunitas lari di Indonesia juga menjadi nilai tambah yang sulit diabaikan.
Selain itu, media sosial ikut berperan besar. Apa yang ramai dipakai komunitas sering kali lebih cepat menjadi tren dibanding iklan besar dari brand global.
Bukan Lagi Soal Harga
Menariknya, banyak runner yang memakai brand lokal sekarang bukan karena keterbatasan budget.
Tag
Berita Terkait
-
Review 5 Sepatu Lari Lokal yang Katanya 'Tiru' Brand Luar, Mirip atau Beda Jauh?
-
5 Sepatu Lari untuk Traveling yang Ringan, Empuk, dan Tidak Bikin Koper Cepat Penuh
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Tetap Keren Dipakai Pakai Jeans, Cocok Buat Ngantor WFO
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Nyaman untuk Persiapan Olahraga Libur Lebaran
-
10 Sepatu Lari Lokal Paling Laris Sepanjang Mei 2026, Kamu Punya yang Mana?
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Jangan Kredit Mobil Dulu, Hitung-hitungan Ini Membuat Banyak Warga Jakarta Berubah Pikiran
-
Jangan Datang Setelah Jam 6 Pagi, Rahasia Menemukan Kemeja Mewah Rp50 Ribuan di Pasar Senen
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di GBK: Kenapa Kini Lebih Banyak Dilirik daripada Brand Luar?
-
Pengelolaan Payroll Perusahaan Makin Mudah dan Efisien dengan QLola by BRI
-
Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat