Ronald Seger Prabowo
Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:55 WIB
Pameran Popularia: The Untold Story Behind Popular Music in Indonesia di Galeri Budaya Tionghoa Indonesia (GBTI), Pantjoran PIK, Jakarta Utara. [Suara.com/dok]
Baca 10 detik
  • Galeri Budaya Tionghoa Indonesia dan Irama Nusantara menyelenggarakan pameran sejarah musik populer bertajuk Popularia di Jakarta Utara hingga 21 Februari 2027.
  • Pameran menampilkan kontribusi tokoh Tionghoa seperti Tio Tek Hong dalam memproduksi rekaman piringan hitam komersial sejak masa Hindia Belanda.
  • Pengunjung dapat melihat koleksi arsip industri rekaman serta menikmati fasilitas mendengarkan musik dari berbagai periode era yang berbeda.

“Arsip musik membantu kita memahami bahwa sejarah musik populer tidak hanya tentang lagu dan musisi, tetapi juga tentang bagaimana musik diproduksi, didistribusikan, dan didengarkan pada masanya,” ungkapnya.

Selain menghadirkan koleksi sejarah, penyelenggara menyiapkan program talkshow, sesi mendengarkan musik, tur kuratorial, hingga music takeover.

Popularia membuka ruang bagi masyarakat untuk mengenal sejarah musik dengan cara yang lebih dekat. Bagi generasi muda yang tumbuh bersama platform digital, pameran ini juga memperlihatkan bagaimana teknologi dan jaringan distribusi musik berkembang jauh sebelum hadirnya layanan streaming.

Load More