Ronald Seger Prabowo
Senin, 19 Oktober 2026 | 08:23 WIB
Perayaan hari kebesaran dua dewa-dewi di Kelenteng Tian Fu Gong, kawasan Riverwalk Island, Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta, Sabtu (17/10/2026), menghadirkan kegiatan keagamaan yang dipadukan dengan edukasi budaya dan kebersamaan masyarakat. [Suara.com/dok]
Baca 10 detik
  • Kelenteng Tian Fu Gong di Jakarta merayakan hari kebesaran dewa-dewi pada 17 Oktober 2026.
  • Pengelola menyediakan makanan halal agar seluruh pengunjung dapat menikmati hidangan bersama dalam keberagaman.
  • Acara ini memadukan kegiatan keagamaan, edukasi budaya Tionghoa, dan upaya memperkuat toleransi masyarakat.

SuaraJakarta.id - Perayaan hari kebesaran dua dewa-dewi di Kelenteng Tian Fu Gong, kawasan Riverwalk Island, Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta, Sabtu (17/10/2026), menghadirkan kegiatan keagamaan yang dipadukan dengan edukasi budaya dan kebersamaan masyarakat.

Pengelola kelenteng menggelar perayaan Dewa Er Lang Shen dan Dewi Jiu Tian Xuan Nu melalui rangkaian sembahyang, pengenalan ajaran Tao, hiburan, hingga kegiatan makan bersama.

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam penyelenggaraan acara ini adalah penyediaan makanan halal.

Langkah tersebut sengaja dilakukan agar seluruh masyarakat, termasuk pengunjung yang tidak mengikuti ibadah, dapat menikmati hidangan bersama.

Ketua Umum Yayasan Sanggar Sinar Suci Soegiandi mengatakan, kebijakan tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap keberagaman yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia.

Perayaan hari kebesaran dua dewa-dewi di Kelenteng Tian Fu Gong, kawasan Riverwalk Island, Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta, Sabtu (17/10/2026), menghadirkan kegiatan keagamaan yang dipadukan dengan edukasi budaya dan kebersamaan masyarakat. [Suara.com/dok]

“Ini adalah contoh kebersamaan Bhinneka Tunggal Ika yang kita emban dari kelenteng ini. Kita ingin menunjukkan satu kebersamaan dan keberagaman dalam hidup bermasyarakat di Indonesia,” ujar Soegiandi, Senin (19/10/2026).

Dia menjelaskan, keberadaan Kelenteng Tian Fu Gong di kawasan Riverwalk Island diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan spiritual umat, tetapi juga mempererat hubungan sosial dengan masyarakat sekitar.

Karena itu, perayaan hari besar keagamaan dikemas dengan kegiatan yang memungkinkan masyarakat mengenal lebih dekat tradisi dan nilai-nilai budaya Tionghoa.

Pada perayaan kali ini, umat diajak memahami keteladanan dua sosok dalam kepercayaan Tridharma, yakni Dewa Er Lang Shen sebagai simbol kebenaran dan Dewi Jiu Tian Xuan Nu yang melambangkan kebijaksanaan.

Baca Juga: Lima Tahun Jalankan Program CSR, PANI Raih Tiga Penghargaan Sekaligus

Soegiandi menuturkan, Dewi Jiu Tian Xuan Nu dikenal dalam tradisi Tiongkok kuno sebagai guru Kaisar Huang Di.

Kisah tersebut menjadi salah satu contoh pentingnya pengetahuan dan kebijaksanaan dalam membangun kehidupan manusia.

“Kalau di Tiongkok dahulu, ada Kaisar Huang Di yang sangat terkenal sebagai pembawa peradaban kepada umat manusia. Dewi ini adalah guru daripada Kaisar Huang Di,” jelasnya.

Menurut Soegiandi, pengenalan tokoh-tokoh tersebut menjadi bagian dari upaya melestarikan nilai moral yang diwariskan melalui tradisi spiritual Tionghoa.

Kelenteng Tian Fu Gong sendiri memiliki agenda perayaan hampir setiap bulan untuk memperingati hari kebesaran sejumlah dewa-dewi.

Pengelola memperkirakan kegiatan sejenis dapat dihadiri sekitar 8.000 hingga 10.000 pengunjung, mengacu pada pengalaman penyelenggaraan sebelumnya.

Load More