Ronald Seger Prabowo
Sabtu, 24 Oktober 2026 | 08:00 WIB
PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) meraih tiga penghargaan internasional atas inovasi operasional dan kontribusinya dalam penguatan praktik Environmental, Social, and Governance (ESG) di sektor infrastruktur. [Suara.com/dok]
Baca 10 detik
  • PT Indonesia Infrastructure Finance meraih tiga penghargaan internasional dari ajang penghargaan pada 20 Oktober 2026.
  • Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan inovasi operasional serta penguatan layanan ESG pada sektor infrastruktur.
  • Pencapaian ini berdampak pada peningkatan kualitas keputusan klien dan pengelolaan risiko iklim yang berkelanjutan.

SuaraJakarta.id - PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) meraih tiga penghargaan internasional atas inovasi operasional dan kontribusinya dalam penguatan praktik Environmental, Social, and Governance (ESG) di sektor infrastruktur.

Penghargaan tersebut diterima pada 20 Oktober 2026 melalui dua ajang berbeda, yakni Asian Innovation Excellence Awards 2026 dan CorporateTreasurer Awards 2026.

Dalam ajang Asian Innovation Excellence Awards 2026, IIF meraih penghargaan Operational Innovation of the Year – Financial Services. Sementara itu, pada CorporateTreasurer Awards 2026, IIF memperoleh dua penghargaan, yaitu Best ESG Advisory dan Best ESG Service Provider.

Presiden Direktur dan CEO IIF, Rizki Pribadi Hasan, mengatakan bahwa penghargaan tersebut mencerminkan upaya perusahaan dalam mengembangkan inovasi operasional, layanan advisory, dan kapabilitas ESG untuk menjawab kebutuhan klien yang semakin kompleks.

“Penghargaan tersebut mencerminkan bagaimana inovasi, layanan advisory, dan penguatan kapabilitas ESG yang dikembangkan IIF membantu klien menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari kebutuhan akan pengambilan keputusan yang lebih cepat, pengelolaan risiko iklim, hingga peningkatan akses terhadap sumber pembiayaan berkelanjutan,” ujar Rizki.

Penghargaan Operational Innovation of the Year – Financial Services diberikan atas transformasi fungsi Financial Planning & Analysis (FP&A) IIF. Melalui inisiatif tersebut, fungsi pelaporan dikembangkan menjadi platform pengambilan keputusan yang lebih cepat, terintegrasi, dan berbasis data. Transformasi ini mendukung proses evaluasi proyek serta peningkatan efektivitas layanan kepada klien.

Adapun dua penghargaan dalam CorporateTreasurer Awards 2026 mengapresiasi kontribusi IIF melalui layanan ESG Advisory. Layanan ini mencakup pendampingan bagi klien dalam memperkuat penerapan prinsip keberlanjutan serta mengidentifikasi dan mengelola risiko ESG dalam kegiatan bisnis dan investasi.

Upaya tersebut didukung oleh penerapan Climate Risk Management yang terintegrasi dalam kerangka Enterprise Risk Management IIF. Sejak 2025, Policy Implementation Procedure (PIP) Climate Risk Management telah diterapkan pada proyek berjalan maupun proyek dalam pipeline. Penerapan ini ditujukan untuk membantu mengidentifikasi dan mengelola risiko iklim, baik risiko fisik maupun risiko transisi.

Dalam aspek pelaporan keberlanjutan, IIF juga telah mengadopsi International Financial Reporting Standards (IFRS) S1 dan IFRS S2. Penerapan kedua standar tersebut merupakan bagian dari upaya menyelaraskan praktik pelaporan dengan standar internasional, sekaligus memperkuat transparansi dan akuntabilitas terkait risiko dan peluang keberlanjutan.

Baca Juga: BRI Group Perkuat Daya Saing Global dengan Enam Penghargaan di 2026

Selain menyediakan layanan pembiayaan dan advisory, IIF turut mendukung peningkatan kapasitas klien melalui program berbagi pengetahuan (knowledge sharing) dan pengembangan kapasitas (capacity building). Salah satunya melalui pelatihan pengukuran emisi gas rumah kaca (GRK), yang bertujuan membantu klien memahami metodologi penghitungan emisi dan mempersiapkan diri menghadapi perkembangan persyaratan pelaporan keberlanjutan.

Pada 2025–2026, IIF juga berpartisipasi dalam berbagai forum internasional terkait infrastruktur dan pembiayaan berkelanjutan. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari upaya IIF untuk berbagi pengalaman dan memperkuat kontribusi Indonesia dalam pengembangan pembiayaan infrastruktur yang berkelanjutan dan inklusif.

Melalui inovasi operasional, layanan advisory, dan penguatan kapabilitas ESG, IIF terus berupaya mendukung pengembang proyek, badan usaha milik negara (BUMN), dan pelaku usaha dalam mengembangkan proyek infrastruktur yang layak dibiayai (bankable), tangguh terhadap risiko, dan berkelanjutan.

Load More