5 PNS di Depok Positif Corona, 1 Meninggal Dunia

Sementara satu orang agi menjalani isolasi mandiri. Lalu tiga orang masih dirawat di rumah sakit.

Pebriansyah Ariefana
Kamis, 27 Agustus 2020 | 10:28 WIB
5 PNS di Depok Positif Corona, 1 Meninggal Dunia
Tenaga medis virus corona (Antara)

SuaraJakarta.id - Sebanyak 5 orang pegawai negeri sipil atau PNS di Kota Depok positif corona. Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Depok menyatakan satu orang sudah meninggal dunia.

Sementara satu orang agi menjalani isolasi mandiri. Lalu tiga orang masih dirawat di rumah sakit.

Rinciannya, satu orang di Kantor Kecamatan Sukmajaya, satu orang di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dua orang di Kantor Dinas Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, dan Keluarga (DPAPMK), dan satu orang di Dinas Pendidikan.

"Kami langsung melakukan tracing (pelacakan), siapa saja yang melakukan kontak erat maka diminta melaporkan diri dan dilakukan rapid test dan swab test," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Dadang Wihana di Depok, Kamis (27/8/2020).

Baca Juga:Enak Banget, di Negara Ini Warga Isolasi Diri karena Corona Dibayar Negara

Guna mencegah penularan penyakit, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID- 19 Kota Depok sudah menutup sementara pelayanan di Kantor Kecamatan Sukmajaya selama satu minggu mulai 26 Agustus hingga 1 September 2020.

"Untuk layanan sementara dilakukan di kelurahan-kelurahan, untuk kecamatan saat ini tengah dilakukan juga swab test massal," kata Dadang.

Menurut Dadang, pejabat Kecamatan Sukmajaya yang tertular COVID-19 sudah menjalani prosedur karantina di rumah sakit dan pelacakan sudah dilakukan untuk mengetahui siapa saja yang pernah melakukan kontak dekat dengan pejabat tersebut.

"Kami lakukan observasi kepada seluruh staf di sana serta dilakukan rapid dan swab test terhadap mereka," katanya.

"Saat ini sudah dilakukan penyemprotan disinfektan oleh PMI dan Damkar, terus disterilisasi. Kami juga sudah berkoordinasi dengan BKPSDM terkait penutupan kantor selama satu minggu," ia.

Baca Juga:Sempat Ditutup-tutupi, Ini Daftar Anak Buah Anies yang Terjangkit Corona

Ia mengatakan bahwa penutupan Kantor Kecamatan Sukmajaya akan diperpanjang jika ada temuan kasus baru atau kondisi belum memungkinkan pembukaan kembali kegiatan pelayanan di kantor kecamatan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini