Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Cerita Pilu Ayah Korban Pencabulan: Dengar Rintihan Kesakitan Sang Anak

Rizki Nurmansyah Rabu, 02 September 2020 | 18:31 WIB

Cerita Pilu Ayah Korban Pencabulan: Dengar Rintihan Kesakitan Sang Anak
Ilustrasi pencabulan. [Shutterstock]

Sejak jadi korban pencabulan, I kerap marah bila dinasihati oleh orang tua.

SuaraJakarta.id - I, warga Kabupaten Tangerang, Banten, yang diduga dicabuli Jaidil mengaku sempat merasakan sakit di lubang anus.

Kondisi itu diceritakan ayah korban berinisial D saat ditemui Suara.com di kediamannya, Rabu (2/09/2020).

D menyatakan, anaknya mengaku lubang anusnya kerap merasa sakit setiap malam, usai dicabuli Jaidil.

Pelaku mencabuli korban setiap siang hingga sore hari.

"Anak saya keluar dari rumah selalu siang untuk ketemu dia (Jaidil). Dan balik ke rumah selalu sore hari mau maghrib. Saat itu selalu saya perhatikan ke kamar mandi," ujarnya.

"Di dalam kamar mandi saya selalu dengar rintihan sakit dari anak saya. Ketika saya tanya, jawabnya enggak apa-apa. Selalu begitu, makanya saya belum curiga," lanjutnya.

Selain rintihan, D mengungkapkan anaknya sering marah-marah saat dinasehati.

Padahal, I diakui merupakan anak yang ramah dengan kedua orang tuanya.

"Pokoknya sudah terlihat hal yang berbeda dari anak saya selama seminggu. Mulai rintihan sakit sampai kalau dinasihati jangan balik terlalu sore selalu marah," tuturnya.

Kecurigaan semakin menguat saat salah seorang warga setempat melihat Jaidil bersama dengan I. Warga tersebut pun melapor kepada D.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait