Sayuran, Padi dan Ikan Gagal Panen karena Banjir Bandang Pamijahan Bogor

Puluhan hektar sawah dan kolam ikan terporak-porandakan banjir bandang di Sungai Cisaketi dan Cianten Pamijahan Bogor.

Pebriansyah Ariefana
Selasa, 22 September 2020 | 14:43 WIB
Sayuran, Padi dan Ikan Gagal Panen karena Banjir Bandang Pamijahan Bogor
Banjir bandang yang terjadi di Kampung Muara, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan Bogor, Jawa Barat tidak hanya merendam pemukiman warga saja, Senin (21/9/2020) kemarin. (Suara.com/Andi)

SuaraJakarta.id - Banjir bandang yang terjadi di Kampung Muara, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan Bogor, Jawa Barat tidak hanya merendam pemukiman warga saja, Senin (21/9/2020) kemarin. Bahkan banjir bandang itu mengakibatkan gagal panen sayuran dan ikan.

Puluhan hektar sawah dan kolam ikan terporak-porandakan banjir bandang di Sungai Cisaketi dan Cianten Pamijahan Bogor.

Ketua Rukun Warga (RW) 01, Marhadi (68) mengatakan, puluhan hektar padi milik warga itu terendam banjir dan mengancam tidak bisa dipanen oleh petani.

Banjir bandang yang menerjang wilayah Kampung Muara, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan Bogor, Jawa Barat merendam puluhan rumah di kawasan tersebut. (Suara.com)
Banjir bandang yang menerjang wilayah Kampung Muara, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan Bogor, Jawa Barat merendam puluhan rumah di kawasan tersebut. (Suara.com)

"Puluhan hektar ada itu, sawah milik warga yang terendam banjir, sebagian ada yang bisa di panen, sebagian lagi mungkin gagal panen," ujarnya kepada SuaraJakarta.id dilokasi bencana banjir bandang Pamijahan Bogor, Jawa Barat, Selasa (22/9/2020).

Baca Juga:Muncul Klaster Baru di Empat Kantor Pemerintahan Kabupaten Bogor

Rata-rata kata Marhadi, dari 17 kartu keluarga (KK) yang ada di Kampung Muara Pamijahan Bogor mengandalkan penghasilannya dari pertanian.

"Di sini (Kampung Muara) ada sebanyak 123 jiwa terdiri dari 17 KK, semuanya mengandalkan penghasilan dari cocok tanam padi, sayuran dan ikan," imbuhnya.

Banjir bandang yang menerjang wilayah Kampung Muara, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan Bogor, Jawa Barat merendam puluhan rumah di kawasan tersebut. (Suara.com)
Banjir bandang yang menerjang wilayah Kampung Muara, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan Bogor, Jawa Barat merendam puluhan rumah di kawasan tersebut. (Suara.com)

Menurutnya, saat ini warga sedang berupaya membersihkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan seperti kasur, kursi serta pakaian.

"Bisa dilihat saat ini warga membersihkan barang-barangnya yang kemarin terendam, dan juga membersihkan rumah dari lumpur," ucapnya.

Baca Juga:Dahsyatnya Banjir Bandang Sukabumi, 3 Warga Hilang dan Mobil Terseret Arus

Ia berharap, pemerintah mulai dari desa, kecamatan sampai daerah bisa membantu memperbaiki tanggul penahan air di Sungai Cianten.

"Kami gak mau direlokasi, kami sudah nyaman di sini (Kampung Muara). Kami hanya minta pemerintah bangun tanggulan pembatas sungai, agar tidak terjadi lagi banjir," tandasnya.

Banjir bandang yang menerjang wilayah Kampung Muara, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan Bogor, Jawa Barat merendam puluhan rumah di kawasan tersebut. (Suara.com)
Banjir bandang yang menerjang wilayah Kampung Muara, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan Bogor, Jawa Barat merendam puluhan rumah di kawasan tersebut. (Suara.com)

Pantauan SuaraJakarta.id dilokasi kejadian, saat ini hujan intensitas tinggi kembali terjadi di Kampung Muara, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan Bogor, Jawa Barat.

Bahkan, Babinsa Desa Cibunian, Serka David telah melakukan pemberitahuan kepada warga agar tetap waspada, karena intensitas hujan kembali terjadi seperti Senin (21/9/2020) kemarin.

"Tadi sudah diberitahukan kepada warga untuk tetap waspada, dikhawatirkan Sungai Cianten kembali meluap," singkatnya.

Kontributor : Andi Ahmad Sulaendi

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini