Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Perobek Al Quran di Tangerang, Satrio Berstatus Mahasiswa, Baru Lulus SMA

Pebriansyah Ariefana Rabu, 30 September 2020 | 11:30 WIB

Perobek Al Quran di Tangerang, Satrio Berstatus Mahasiswa, Baru Lulus SMA
Musala dirusak di Tangerang (Ist)

Berstatus mahasiswa di salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

SuaraJakarta.id - Satrio, sayang perusak musala di Tangerang ternyata baru lulus Sekolah Menengah Atas (SMA). Satrio ini juga baru masuk kuliah dan berstatus mahasiswa di salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Hal itu diungkap Staf Kelurahan Kutajaya, Ferhat. Satrio merusak Musala Darussalam yang berlokasi di Perumahan Villa Tangerang Elok Rt 5 RW 8. Bahkan Satrio mencoret-coret musala dengan kata "Aku Kafir", "Anti Islam" sampai "Anti Khilafah".

Ferhat mengungkap Satrio merupakan sosok remaja yang diyakini warga mempelajari ilmu agama terlalu tinggi.

Namun, dia tidak pernah terlihat sosialisasi terhadap warga.

"Kalau melihat anak ini belajar agama terlalu tinggi, jadi kelakuan seperti itu. Dia selalu dikawal sama orangtuanya karena takut berbuat aneh-aneh," ungkap Ferhat di Musala Darussalam, Rabu pagi.

Satrio sempat membuat geger karena memukuli orang yang tidak dikenal. Namun kejadian itu sudah cukup lama.

"Sempat dulu dia mukuli orang. Makanya dia ke mana-mana didampingi orangtuanya," paparnya.

MUI Kecam Aksi Satrio

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Anwar Abbas. (Suara.com/M. Yasir)
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Anwar Abbas. (Suara.com/M. Yasir)

MUI mengecam aksi Satrio merusak Musala Darussalam, Pasar Kemis, Tangerang, Banten. Menurut MUI, aksi itu tidak beradab.

Hal itu dikatakan Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Anwar Abbas.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait