Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Urai Kepadatan, Jalan Kalimalang Bekasi Beroperasi Dua Jalur

Rizki Nurmansyah Rabu, 30 September 2020 | 18:35 WIB

Urai Kepadatan, Jalan Kalimalang Bekasi Beroperasi Dua Jalur
Tim gabungan melakukan sosialisasi operasional dua jalur Jalan Inspeksi Kalimalang Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. [Antara/Pradita Kurniawan Syah]

"Pelebaran ruang lalu lintas ini menjadi solusi efektif mengatasi kemacetan," kata Kasatlantas Polres Metro Bekasi AKBP Ojo Ruslani.

SuaraJakarta.id - Jalan Inspeksi Kalimalang di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mulai beroperasi dua jalur. Baik yang mengarah ke Kota Bekasi dan DKI Jakarta maupun Kabupaten Karawang.

Hal ini dilakukan Satlantas Polres Metro Bekasi untuk mengurai kepadatan kendaraan sekaligus meminimalisir kecelakaan lalu lintas.

"Pelebaran ruang lalu lintas ini menjadi solusi efektif mengatasi kemacetan dan juga kemungkinan terjadinya laka lantas bisa diminimalkan," kata Kasatlantas Polres Metro Bekasi AKBP Ojo Ruslani, Rabu (30/9/2020).

Ojo mengatakan pengoperasian dua jalur tersebut dilakukan secara bertahap dan ditargetkan dapat dilakukan seluruhnya atau total sepanjang 40 kilometer pada pertengahan Bulan Oktober tahun ini.

"Tahap pertama sudah di ruas Jalan Kalimalang yang berada di Tambun Selatan tepatnya di pertigaan desa yang mengarah ke Grand Wisata sudah mulai satu arah di sana. Beberapa penggal jalan saja itu sudah kita berlakukan jalur kiri selanjutnya kita kembalikan ke jalur kanan," katanya.

Sejak dibangun pada lima tahun lalu, lajur sisi utara jalan itu tak kunjung difungsikan sehingga digunakan pedagang kaki lima liar, pengepul rongsok, serta pengusaha material kayu dan palet. Padahal jalan tersebut menjadi salah satu jalur utama yang selalu dipadati pengguna jalan.

Dalam sepekan ini Satlantas Polres Metro Bekasi bersama Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Dinas PUPR Kabupaten Bekasi terus melakukan sosialisasi kepada pedagang dan pengusaha material untuk segera memindahkan barang dan membongkar lapak dagangannya.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Satpol PP termasuk dengan para pedagang dan pengusaha pemilik material dan palet-palet yang menumpuk itu. Kami minta agar mereka membongkar sendiri karena ini kan badan jalan," katanya.

Selain pedagang Ojo juga menemukan sejumlah tiang berkabel yang masih terpasang di badan jalan hanya saja hingga kini belum ada pihak yang mengklaim sebagai pemiliknya.

"Ada empat titik tiang itu berada mulai dari Tegaldanas, Mangunjaya, hingga Sukadanau. Kami sudah tanyakan ini tiang listrik, telepon, atau internet tapi sampai sekarang belum ada yang mengakui. Ini menjadi salah satu kendala pengoperasionalan penuh Kalimalang ini," ungkapnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait