Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Satrio, Pelaku Vandalisme Diingatkan Salat, Jawabannya Bikin Elus Dada

Rizki Nurmansyah Jum'at, 02 Oktober 2020 | 07:15 WIB

Satrio, Pelaku Vandalisme Diingatkan Salat, Jawabannya Bikin Elus Dada
Satrio Katon Nugroho, pelaku vandalisme Musala Darussalam, Kabupaten Tangerang, Rabu (30/9/2020). [Suara.com/Ridsha Vimanda Nasution]

Satrio Katon Nugroho melakukan aksi vandalisme di Mushola Darussalam.

SuaraJakarta.id - Satrio Katon Nugroho, pelaku vandalisme Musala Darussalam, sejatinya dahulu merupakan anak yang sholeh.

Hal itu disampaikan ibunda pelaku berinisial A saat ditemui Jakarta.Suara.com pada, Kamis (1/10/2020).

Sang ibu mengungkapkan, dahulu putranya yang kini berusia 18 tahun itu, selalu menjaga salat lima waktu.

Tak cuma itu, ibunda memaparkan bila Satrio juga rajin puasa Sunnah Senin dan Kamis.

"Sebenarnya Satrio rajin salat lima waktu, puasa Senin-Kamis,” ujarnya.

K dan A, orang tua tersangka vandalisme Satrio Katon Nugroho, menunjukkan surat keterangan hypnoterapi yang tengah dijalani putranya saat ditemui di kediaman mereka di Kabupaten Tangerang, Kamis (1/10/2020). [Suara.com/Ridsha Vimanda Nasution]
K dan A, orang tua tersangka vandalisme Satrio Katon Nugroho, menunjukkan surat keterangan hypnoterapi yang tengah dijalani putranya saat ditemui di kediaman mereka di Kabupaten Tangerang, Kamis (1/10/2020). [Suara.com/Ridsha Vimanda Nasution]

Perilaku Satrio, kata sang ibu, mulai berubah tiga bulan belakangan ini. Emosinya kerap meledak-ledak.

Tak jarang Satrio memulai lebih dulu menantang orang lain berkelahi. Ini dikarenakan gangguan psikis yang tengah dialami Satrio.

"Sejak tiga bulan terakhir itu, setelah malam Idul Adha berantem itu, sudah tidak mau lagi salat," ungkapnya.

Sang ibu menyebut, selama tiga bulan terakhir itu juga sudah sering berupaya mengingatkan anaknya untuk salat.

Tapi jawaban yang keluar dari mulut Satrio bikin orang yang mendengarnya mengelus dada.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait