Mahfud Sebut Ada Bohir Demo Tolak UU Ciptaker: Kami Sudah Dapat Gambaran

"Sebenarnya sebelum peristiwa itu terjadi, aksi-aksi itu terjadi, kami sudah dapat gambaran apa yang akan terjadi, intelijen itu..."

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari
Senin, 19 Oktober 2020 | 13:44 WIB
Mahfud Sebut Ada Bohir Demo Tolak UU Ciptaker: Kami Sudah Dapat Gambaran
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD, mengenakan pakaian adat Madura saat mengikuti Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-75 RI, di Kantor Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Jakarta, Senin (17/8/2020). ANTARA/HO-Humas Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan

SuaraJakarta.id - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mencurigai ada pihak yang mendanai alias bohir untuk menggerakan massa untuk menggelar aksi penolakan terhadap UU Cipta Kerja, Kamis (8/10/2020) yang berujung bentrok dengan aparat.

Menurutnya, Badan Intelijen Negara (BIN) juga sudah mengendus adanya adanya pertemuan-pertemuan untuk merencanakan kerusuhan tersebut. Meski demikian, Mahfud tak menjelaskan secara rinci siapa yang dituding menjadi bohir di balik aksi penolakan UU Ciptaker tersebut.

"Sebenarnya sebelum peristiwa itu terjadi, aksi-aksi itu terjadi, kami sudah dapat gambaran apa yang akan terjadi, intelijen itu. Kami dapat laporan akan terjadi ini, itu. Ada pertemuan si A, si B, ini bilang begini, ini saksinya, ini buktinya," kata Mahfud dalam diskusi Karni Ilyas Club melalui YouTube yang dikutip Suara.com, Senin (19/10/2020).

Mahfud mengklaim, jika letupan kerusuhan saat berlangsungnya aksi protes UU Ciptaker itu sudah diidentifikasi, namun tak bisa dicegah oleh aparat di lapangan. Namun, dia mengklaim, aparat tak sembarang melakukan penangkapan terhadap pihak yang terlibat dalam aksi berujung ricuh tersebut.

Baca Juga:Begini Jurus Polisi Cegah Anarko 'Bermain' saat Demo 1 Tahun Jokowi Besok

Dia mengklaim, aparat sudah mengetahui siapa yang betul-betul berujuk rasa dan perusuh. Terkait penangkapan terhadap orang yang dicurigai perusuh, eks Ketua MK itu pun menduga jika mereka didanai pihak tertentu.

"Sesudah ditangkap, apa yang didemo, apa yang dilakukan tidak tahu. Itu kan pasti ada otaknya ada yang modali juga ada yang instruksikan juga," kata dia.

Dalam aksi menolak UU Ciptaker di Jakarta, Mahfud pun menyebut jika Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Letjen TNI Tri Soewandono juga ikut menjadi sasaran aksi yang berujung rusuh. Bahkan, sopir jenderal bintang tiga itu disebut terkena lemparan batu saat demo berujung bentrok tersebut.

"Itu kemudian ditangkap, ada yang bawa golok, lempar mobil dinas, termasuk meski tidak tersiarkan, Sesmenko Tri Suwandono itu mobilnya dilempar," ujarnya.

"Hancur kacanya supirnya kena. Memang ada perusuh itu, sudah ditangkap dan kita sudah tahu, sudah antisipasi, sebelah sana, sebelah sana dan seterusnya," ungkapnya.

Baca Juga:Mahfud MD Ungkap Jenderal Bintang 3 TNI Kena Sasaran Amuk Pendemo, Siapa?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak