Wagub Riza: Demonstrasi Adalah Pilihan Terakhir

Wagub Riza meminta massa aksi tidak berbuat anarkis saat melakukan demo.

Rizki Nurmansyah | Fakhri Fuadi Muflih
Selasa, 20 Oktober 2020 | 16:12 WIB
Wagub Riza: Demonstrasi Adalah Pilihan Terakhir
Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria saat berada di kawasan Ancol, Minggu (19/7/2020). (Suara.com/Fakhri Fuadi)

SuaraJakarta.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut ada banyak cara untuk menyalurkan aspirasi masyarakat.

Namun demonstrasi disebutnya merupakan upaya terakhir yang bisa dilakukan.

Menurut Riza, Indonesia adalah negara hukum. Karena itu, banyak upaya yang didukung Undang-Undang untuk menyampaikan aspirasi dan melakukan perubahan.

Seperti melakukannya lewat Mahkamah Konstitusi (MK).

Baca Juga:Emak-Emak Jemput Anaknya Demo: Cari Uang Susah, Coba Kalau Ditangkap Polisi

"Bisa disampaikan diperjuangkan melalui MK. Harapannya memang para aktivis, buruh, mahasiswa yang mengajukan ke MK," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (20/10/2020).

Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) aksi tolak UU Cipta Kerja di Jakarta. (Suara.com/Bagaskara)
Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) aksi tolak UU Cipta Kerja di Jakarta. (Suara.com/Bagaskara)

Upaya kedua, kata Riza, adalah dengan membangun komunikasi langsung bersama Pemerintah Pusat atau DPR.

Dialog bersama dengan menyampaikan argumen kuat mengenai hal-hal yang perlu diperbaiki menurutnya lebih efektif.

"(Sampaikan) Kepada DPR RI silakan disampaikan aspirasinya," jelasnya.

Terakhir, kata Riza, adalah unjuk rasa turun ke jalan. Ia sendiri mengaku tak mempermasalahkannya karena menjadi hak demokrasi tiap warga negara.

Baca Juga:Demo Setahun Jokowi-Ma'ruf di Istana Bogor, Pelajar Ini Dijemput Emaknya

Namun, massa aksi diminta agar tidak berbuat anarkis saat melakukan demonstrasi.

Selain itu, karena dilakukan di tengah pandemi, maka harus mengedepankan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

"Kalaupun demo menjadi pilihan itu harapannya menjadi pilihan yang terakhir, dan harapan kita semua agar dilakukan secara tertib, damai, teratur," pungkasnya.

Massa Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) membentuk formasi jaga jarak di tengah aksi lanjutan penolakan UU Cipta Kerja di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2020). [ANTARA/Andi Firdaus]
Massa Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) membentuk formasi jaga jarak di tengah aksi lanjutan penolakan UU Cipta Kerja di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2020). [ANTARA/Andi Firdaus]

Diketahui, sejumlah elemen masyarakat dari buruh dan mahasiswa sedang menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda dekat Istana Negara.

Mereka menyampaikan aspirasi terkait satu tahun masa jabatan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak