alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tewas Terbakar, Saudara Perempuan Presiden Jokowi Duduk di Belakang Mobil

Pebriansyah Ariefana Rabu, 21 Oktober 2020 | 16:45 WIB

Tewas Terbakar, Saudara Perempuan Presiden Jokowi Duduk di Belakang Mobil
Warga melihat lokasi penemuan jasad seorang wanita yang terbakar di dalam mobil di Cendana, Desa Toriyo, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (21/10/2020). (ist/solopos.com)

Yulia adalah perempuan berusia 42 tahun.

SuaraJakarta.id - Saat tewas terbakar, posisi saudara perempuan Presiden Jokowi, Yulia tengah duduk di belakang mobil Daihatsu Xenia. Mobil itu terbakar habis bersama Yulia yang ada di dalam.

Yulia adalah kakak ipar dari sepupu Presiden Jokowi. Kematian Yulia membuat gempar warga sekitar dia tinggal.

Mayat Yulia kali pertama ditemukan oleh Hartanto Wibowo, pemilik toko bangunan Mekar Jaya di Dukuh Cendana Baru, Desa Sugihan.

Yulia adalah perempuan berusia 42 tahun.

Kejadian itu di Dukuh Cendana Baru, Desa Sugihan, Kabupaten Sukoharjo. Hartanto bersama warga dan pengguna jalan yang melintas berusaha memadamkan api yang berkobar di mobil.

 Tim Labfor Polda Jateng bersama Polres Sukoharjo, Rabu (21/10/2020), melakukan olah TKP di lokasi penemuan jasad wanita terbakar di Bendosari Sukoharjo. (Solopos.com-Indah Septiyaning W.)
Tim Labfor Polda Jateng bersama Polres Sukoharjo, Rabu (21/10/2020), melakukan olah TKP di lokasi penemuan jasad wanita terbakar di Bendosari Sukoharjo. (Solopos.com-Indah Septiyaning W.)

Hartanto melihat api muncul dari bagian belakang mobil sisi kanan tepat di dekat tempat pengisian bahan bakar. Begitu pula saat berusaha memadamkan api, dia juga tak melihat ada pergerakan di dalam mobil.

Tak lama, satu unit mobil pemadam kebakaran Sukoharjo tiba di lokasi.

Petugas langsung memadamkan api. Kaca bagian belakang mobil tersebut pecah setelah terbakar.
Dari pecahan kaca ini Hartanto melihat adanya sosok jasad tergeletak di kursi belakang mobil.

"Joknya itu ditutup, jadi tubuhnya tergeletak di sana. Sudah gosong dan meninggal. Kemungkinan juga sudah meninggal saat sebelum dibakar, karena mobil tidak goyang-goyang dan tidak ada suara minta tolong," kata Hartanto seperti dikutip dari Solopos.com--media jaringan Suara.com, Rabu (21/10/2020).

Saat kejadian, Hartanto bersama keluarga tengah berada di rumah.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait