Satu Keluarga Tewas di Tangerang, Ada Suara Ledakan Sebelum Rumah Terbakar

Api membakar rumah keluarga itu, Jumat (23/10/2020) dini hari tadi.

Pebriansyah Ariefana
Jum'at, 23 Oktober 2020 | 12:31 WIB
Satu Keluarga Tewas di Tangerang, Ada Suara Ledakan Sebelum Rumah Terbakar
Rumah di Legok, Tangerang kebakaran (Suara.com/Tion)

SuaraJakarta.id - Peristiwa satu keluarga tewas di Perumahan Bumi Sentosa, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang berawal dari ledakan keras. Ledakan itu suara ban motor dan mobil meledak karena terbakar.

Api membakar rumah keluarga itu, Jumat (23/10/2020) dini hari tadi.

Ketua Rukun Tetangga (RT) 07/01 Suyanto menceritakan detik-detik kobaran api itu muncul hingga membakar rumah korban.

Peristiwa kebakaran itu terjadi sekira pukul 01.30 WIB. Saat itu, kata dia, semua warga memang sudah pada tidur.

Baca Juga:Satu Keluarga Tewas Terbakar saat Tidur, Kondisi Baju Para Korban Utuh

Namun, Suyanto tetiba diberitahu oleh salah satu petugas keamanan yang bertugas bahwa ada percikan api di plafon rumah milik korban.

"Saya kemudian melihat percikan api itu sudah jatuh dari plafon ke mobil dan motor yang memang terparkir. Tidak lama itu ledakan ban mobil dan ban motor," ujarnya kepada SuaraJakarta.id, di lokasi.

Satu keluarga tewas di Perumahan Bumi Sentosa, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Jumat (23/10/2020) dini hari tadi. (ist)
Satu keluarga tewas di Perumahan Bumi Sentosa, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Jumat (23/10/2020) dini hari tadi. (ist)

"Ledakan itu beberapa kali karena di rumahnya itu ada satu mobil dan tiga sepeda motor. Saat itu juga saya langsung membunyikan sirine untuk membangunkan warga," sambungnya.

Tidak hanya membunyikan sirine, Suyanto mengakui, langsung menghubungi dinas pemadam kebakaran dan pihak PLN.

"Api juga sudah berkobar. Saya melihat orangnya (korban) masih di dalam, kami tidak bisa masuk ke dalam untuk menyelamatkan mereka," tuturnya.

Baca Juga:Rumah Terbakar saat Tidur, Satu Keluarga di Kabupaten Tangerang Meninggal

Api yang juga sudah membesar, Suyanto menyebut, warga berjibaku untuk berusaha memadamkan api. Pemadaman dilakukan warga dengan cara manual.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini