Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sidak Tak Selalu Efektif, Begini Cara BNN Kota Tangerang Berantas Narkoba

Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi Jum'at, 23 Oktober 2020 | 18:04 WIB

Sidak Tak Selalu Efektif, Begini Cara BNN Kota Tangerang Berantas Narkoba
Kepala BNN Kota Tangerang AKBP Ichlas Gunawan di kantor BNN Kota Tangerang, Jumat (23/10/2020). [Suara.com/ Arief Apriadi]

BNN Kota Tangerang menerapkan program "Kelurahan Bersinar" (bersih dari narkoba).

SuaraJakarta.id - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang memiliki pendekatan lain terkait proses pemberantasan penyalahgunaan narkoba di masyarakat.

Selain tetap menjalankan metode sidak langsung ke berbagai lokasi, fokus BNN Kota Tangerang adalah menyetop potensi penyalahgunaan narkoba dengan penyuluhan dan pencegahan.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang, AKBP Ichlas Gunawan, yang baru dilantik pada 6 Oktober 2020 lalu.

Menurut Ichlas Gunawan, metode sidak langsung tak selalu efektif memberantas peredaran narkoba.

Hal paling esensial disebutnya menanamkan karakter anti-narkoba di dalam masyarakat.

"Kalau bicara narkoba, kita amankan barang bukti banyak-banyak, itu menurut saya tidak menyelesaikan masalah," kata Ichlas Gunawan kepada Suara.com di Kantor BNN Kota Tangerang, Jumat (23/10/2020).

"Tapi bukan berarti tak penting ya, itu (sidak) penting tapi tak selesaikan masalah kalau tidak dibarengi dengan pencegahan yang masif," tambahnya.

Ichlas, yang sebelumnya menjabat Kepala BNN Kota Pangkalpinang, menyebut peredaran narkoba itu layaknya perputaran ekonomi biasa, di mana ada permintaan di situ ada barang.

Sebanyak apa pun polisi atau BNN menyita barang haram itu, peredaran narkoba disebutnya bakal tetap terjadi karena peminatnya tetap ada.

"Kemarin kami dapatkan barang bukti 300 kilogram ganja. Itu kan bandar tetap akan ada. Mereka tetap jual, bahkan harga barangnya jadi naik," beber Ichlas.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait