alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kali Ciliwung Meluap, 16 RT di Jaksel Kebanjiran

Agung Sandy Lesmana Minggu, 25 Oktober 2020 | 10:47 WIB

Kali Ciliwung Meluap, 16 RT di Jaksel Kebanjiran
Ilustrasi-- Pantauan banjir akibat luapan Sungai Ciliwung, di Kebon Pala, Jakarta Timur, Selasa (22/9/2020). (Suara.com/Bagaskara Isdiansyah)

"Air karena luapan Kali Ciliwung."

SuaraJakarta.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat 16 rukun tetangga (RT) di wilayah Jakarta Selatan sempat tergenang banjir dengan ketinggian beragam mulai dari 30 hingga 71 sentimeter (cm).

Berdasarkan data dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD DKI Jakarta, wilayah yang tergenang banjir terdapat di Kelurahan Pejaten Timur, Kelurahan Kebon Baru, Kelurahan Rawajati, Kelurahan Manggarai, Kelurahan Pengadegan, dan Kelurahan Bintar.

Semua wilayah tersebut merupakan kawasan yang dilintasi Kali Ciliwung.

Untuk banjir di Kelurahan Pejaten Timur, genangan setinggi 10-30 cm terjadi di satu RT, lalu ketinggian 71-150 cm ada di tiga RT.

Berikutnya di Kelurahan Rawajati, ketinggian 10-30 cm merendam dua RT, selanjutnya ketinggian 31-70 cm merendam tiga RT.

Di Kelurahan Pengadegan ketinggian air 10-30 cm merendam satu RT. Selanjutnya di Kelurahan Mangarai, ketinggian air 10-30 cm ada di satu RT dan ketinggian 31-70 cm ada di tiga RT.

Terakhir di Kelurahan Bintaro, ketinggian air 10-30 cm terjadi di satu RT.

Lurah Manggarai Budi Santoso saat dihubungi menyebutkan, air mulai naik dan menggenangi wilayah RT 09 dan 010 di RW 01 terjadi pukul 03.00 WIB.

"Air karena luapan Kali Ciliwung," ujarnya seperti dilaporkan Antara.

Menurut Budi, air hanya merendam jalan permukiman dan bagian depan rumah warga, belum ada laporan air masuk ke dalam rumah warga.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait