alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Paha Mulus Dinar Candy Dibawa-bawa di Demo Mahasiswa Protes UU Cipta Kerja

Pebriansyah Ariefana | Yosea Arga Pramudita Rabu, 28 Oktober 2020 | 14:14 WIB

Paha Mulus Dinar Candy Dibawa-bawa di Demo Mahasiswa Protes UU Cipta Kerja
Gaya Dinar Candy didepan kamera saat ditemui di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (4/8). [Suara.com/Alfian Winanto]

Sejumlah papan tuntutan juga dibawa oleh massa aksi.

SuaraJakarta.id - Paha mulus Dinar Candy dibawa-bawa di demo mahasiswa yang protes UU Cipta Kerja. Ratusan mahasiswa berdemo di kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2020) siang.

Mereka menyampaikan aspirasinya agar Presiden Jokowi menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) yang bisa membatalkan Undang-undang Cipta Kerja (UU Ciptaker).

Demo dilakukan dengan pembacaan Sumpah Mahasiswa yang dipimpin oleh orator yang berada di atas mobil komando. Selanjutnya, mereka turut menyanyikan lagi Buruh Tani.

Tak hanya itu, sejumlah papan tuntutan juga dibawa oleh massa aksi.

Baca Juga: Balon Udara Bertuliskan 'Jokowi-Amin Gagal' Muncul di Tengah Massa Aksi

Misalnya, "Terbitkan Perppu, cabut UU Ciptaker".

Selanjutnya, ada spanduk bertuliskan "Akal Bulus DPR. Tidak Semulus Paha Dinar Candy"

Demo mahasiswa di Patung Kuda Jakarta (Suara.com/Arga)
Demo mahasiswa di Patung Kuda Jakarta (Suara.com/Arga)

Orator yang berada di atas mobil komando selanjutnya mengkritisi tindakan represif aparat kepolisian selama rangkaian aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja. Menurut dia, penyampaian aspirasi ke publik dilindungi oleh konstitusi.

"Ketika kawan-kawan menggunakan hak beraspirasi menolak UU Ciptaker, tindakan kepolisian menangkapi pejuang demokrasi," kata sang orator

Buruh Datang Lebih Dulu

Baca Juga: Demo UU Ciptaker, Mahasiswa: Akal Bulus DPR Tak Semulus Paha Dinar Candy

Sebelumnya, massa buruh yang tergabung dalam FSP LEM SPSI kembali melakukan aksi unjuk rasa menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait