Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Wisatawan Puncak Terjebak Macet, 1 Jam Tahan Kencing dan Pipis Sembarangan

Pebriansyah Ariefana Kamis, 29 Oktober 2020 | 14:54 WIB

Wisatawan Puncak Terjebak Macet, 1 Jam Tahan Kencing dan Pipis Sembarangan
Kemacetan di Puncak Bogor (Suara.com/Andi)

Kisah terjebak macet di kawasan Puncak Bogor selama 3 jam dialami oleh beberapa warga dari Jabodetabek yang sedang berlibur pada Kamis (29/10/2020).

SuaraJakarta.id - Wisatawan Puncak Bogor terjebak macet di jalur Puncak dekat dengan wisata Gunung Mas Cisarua. Bahkan mereka berjam-jam terjebak macet hingga tahan kencing.

Kisah terjebak macet di kawasan Puncak Bogor selama 3 jam dialami oleh beberapa warga dari Jabodetabek yang sedang berlibur pada Kamis (29/10/2020).

Seorang warga yang terjebak macet di kawasan Puncak Bogor bernama Ahmad Maulana (39) mengatakan, dirinya sudah tiga jam terjebak macet di jalur Puncak Bogor dekat dengan wisata Gunung Mas Cisarua.

"Saya tadi berangkat dari Bandung mau pulang ke Kota Bogor untuk berlibur pukul 08.00 WIB ke orang tua, pas nyampe sini pukul 11.00 WIB eh nggak gerak-gerak sampai sekarang," katanya kepada SuaraJakarta.id di lokasi Gunung Mas.

Maulana yang merupakan warga Bandung ini menceritakan, sebelumnya ia berfikir bahwa kondisi arus lalu lintas tidak akan macet seperti ini.

Sejumlah wisatawan keluar dari kendaraanya menunggu kemacetan reda akibat buka tutup jalan Puncak, Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (28/10/2020).  [ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya]
Sejumlah wisatawan keluar dari kendaraanya menunggu kemacetan reda akibat buka tutup jalan Puncak, Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (28/10/2020). [ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya]

Karena sebelumnya ketika libur long weekend walaupun kondisi macet tapi masih bisa dilalui dengan perlahan, walaupun kecepatannya rendah.

"Saya pikiri nggak macet seperti ini, padahal lumayan juga lama. Biasanya macet sih ia, tapi sambil jalan gitu. Ini mah tidak jalan sama sekali," ucapnya.

Ia mengaku, saat berangkat dari Bandung dirinya dan dua anak serta istri tidak sempat sarapan. Karena dirinya meyakini bisa sampai Bogor pada pukul 12.00 WIB.

"Saya belum sempat sarapan sama keluarga, belum makan ini dari pagi. Karena saya pikir nanti bakal nyampe Bogor itu pukul 12.00 WIB," imbuhnya.

"Tapi untung ada roti, jadi makan roti dulu aja ini seadanya. Sekarang minumnya udah abis ini lagi nunggu kali aja ada tukang asongan yang jualan air minum. Soalnya kehabisan air minum," sambungnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait