Menurutnya, sebenarnya secara substansi revolusi akhlak dan revolusi mental yang digelorakan Jokowi mirip-mirip. Cuma perbedaannya ada pada caranya saja.
Sejauh ini, pemerintah dikatakannya mengapresiasi niat dari pihak yang menggelorakan revolusi akhlak.
"Kita memang berharap yang disampaikan itu nawaitu-nya baik, kita apresiasi. Mudah-mudahan ini gerakan moral baru, pengayaan warna dalam perbaikan bahu-membahu di tengah Covid-19," kata dia.

Terkait pemakaian diksi revolusi akhlak, Arteria mengaku tak keberatan.
Baca Juga:Sambut Rizieq, Munarman: Revolusi Mental Gagal, Saatnya Revolusi Akhlak
Sebab revolusi akhlak Habib Rizieq dinilai sama maksudnya dengan revolusi mental Jokowi.
"Yakni perilaku korupsi hilang, yang enggak jujur jadi amanah, yang zalim juga berubah menjadi bagaimana kekuasaan sesuai dengan kehendak rakyat. Tujuannya sama, cuma caranya yang berbeda," pungkas Arteria Dahlan.