Kisah Syech Muhammad Yusuf Si Pitung dari Depok, Pejuang dan Ulama Sakti

Syech Muhammad Yusuf masih memiliki garis keturunan dengan Prabu Siliwangi dan Sunan Gunung Jati.

Rizki Nurmansyah
Senin, 16 November 2020 | 09:00 WIB
Kisah Syech Muhammad Yusuf Si Pitung dari Depok, Pejuang dan Ulama Sakti
Syech Muhammad Yusuf atau Si Pitung dari Depok . [Ist]

SuaraJakarta.id - Bagi masyarakat Depok, KH Muhammad Yusuf atau yang akrab dikenal dengan nama Syech Muhammad Yusuf, bukan saja tokoh agama yang masyhur pada zamannya.

Selain sebagai ulama, Syech Muhammad Yusuf juga seorang pejuang kemerdekaan Indonesia yang berperang melawan penjajah Belanda.

Sosoknya begitu disegani. Baik itu oleh penjajah maupun komplotan penyamun di wilayah Depok, Jawa Barat.

Syech Muhammad Yusuf lahir tahun 1857 dan tumbuh-kembang di kawasan Cikini, Jakarta.

Baca Juga:Kisah Pejuang Kemerdekaan Syech Muhammad Yusuf, Si Pitung dari Depok

Kemudian beliau pindah ke Desa Sukatamu, Kota Depok, sekitar tahun 1890 hingga akhir hayatnya. Masyarakat menjulukinya Pitung dari Depok.

"Pitung ini berasal dari kata 'Pituang Pitulung' atau kelompok yang suka menolong kaum lemah yang ditindas penjajah Belanda. Pitung bukanlah sebuah nama orang, melainkan nama julukan," kata Ki Santang Salaka Domas atau Ustaz Fachruddin Soleh, cicit dari Syech Muhammad Yusuf, kepada SuaraJakarta.id, Minggu (15/11/2020).

Pintu masuk makam Syech Muhammad Yusuf pejuang kemerdekaan di kawasan Perumahan Pesona Khayangan Kota Depok, Minggu (15/11/2020). [Suara.com/Supriyadi]
Pintu masuk makam Syech Muhammad Yusuf pejuang kemerdekaan di kawasan Perumahan Pesona Khayangan Kota Depok, Minggu (15/11/2020). [Suara.com/Supriyadi]

Syech Muhammad Yusuf mulai berjuang saat melihat kezaliman penjajah Belanda yang semakin menindas rakyat kala itu.

Kegetiran tersebut membuat Syech Muhammad Yusuf mengumpulkan bala pasukan Hizbullah dari berbagai daerah yang berjumlah ribuan, untuk melawan penjajah.

Beliau berhasil membumihanguskan Batalyon 10 di Lapangan Banteng yang mana merupakan markas penjajah Belanda di Batavia—sebutan bagi Kota Jakarta saat itu.

Baca Juga:Dijadikan Nama Jalan di Bogor, Ini Sekilas Sosok KH Tubagus Muhammad Falak

"Penindasan penjajah membuat Engkong Usuf mengumpulkan pasukan perang yang berasal dari anggota silat. Dalam waktu 2 jam, penjajah Belanda berhasil dikalahkan oleh beliau. Karena itu, beliau mendapat julukan Si Pitung," jelasnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak