Kisah Pejuang Kemerdekaan Syech Muhammad Yusuf, Si Pitung dari Depok

Selain pejuang kemerdekaan, Syech Muhammad Yusuf juga ulama, banyak memiliki murid, salah satunya Bung Karno.

Rizki Nurmansyah
Minggu, 15 November 2020 | 16:32 WIB
Kisah Pejuang Kemerdekaan Syech Muhammad Yusuf, Si Pitung dari Depok
Lukisan foto Syech Muhammad Yusuf atau Si Pitung dari Depok. [Ist]

SuaraJakarta.id - Bagi sejumlah warga Depok, tentunya sudah tak asing mendengar nama KH. Muhammad Yusuf. Atau yang akrab dikenal dengan nama Syech Muhammad Yusuf.

Syech Muhammad Yusuf merupakan satu dari banyak pahlawan pejuang kemerdekaan yang tidak tercatat dalam sejarah nasional.

Beliau bukan sekadar seorang ulama. Tapi juga berjuang melawan penjajah Belanda kala itu.

Syech Muhammad Yusuf tokoh pejuang yang disegani. Baik oleh penjajah maupun kelompok penyamun khususnya di Depok, Jawa Barat.

Baca Juga:Rumah Si Pitung Destinasi Bersejarah di Marunda

Ki Santang Salaka Domas atau Ustaz Fachruddin Soleh, cicit dari Syech Muhammad Yusuf mengatakan, almarhum sebagai pejuang kebangsaan Indonesia dan pembela agama Islam.

Ustaz Fachruddin menjelaskan, Syech Muhammad Yusuf lahir dan tumbuh-kembang di kawasan Cikini, Jakarta.

Lantas kemudian sampai akhir hayatnya, almarhum tinggal di Desa Sukatamu, Kota Depok. Masyarakat menjulukinya Pitung dari Depok.

"Pitung ini berasal dari kata 'Pituang Pitulung' atau kelompok yang suka menolong kaum lemah yang ditindas penjajah Belanda. Pitung bukanlah sebuah nama orang, melainkan nama julukan," kata Ustaz Fachruddin Soleh kepada SuaraJakarta.id, Minggu (15/11/2020).

Pintu masuk makam Syech Muhammad Yusuf pejuang kemerdekaan di kawasan Perumahan Pesona Khayangan Kota Depok, Minggu (15/11/2020). [Suara.com/Supriyadi]
Pintu masuk makam Syech Muhammad Yusuf pejuang kemerdekaan di kawasan Perumahan Pesona Khayangan Kota Depok, Minggu (15/11/2020). [Suara.com/Supriyadi]

Lawan Kezaliman

Baca Juga:Masjid Al Alam, Tempat Persembunyian Si Pitung

Ia menambahkan, Syech Muhammad Yusuf mulai berjuang saat melihat kezaliman penjajah Belanda yang semakin menindas rakyat kala itu.

Kegetiran tersebut, membuat Syech Muhammad Yusuf mengumpulkan bala pasukan Hizbullah dari berbagai daerah yang berjumlah ribuan, untuk melawan penjajah.

Beliau berhasil membumihanguskan Batalyon 10 di Lapangan Banteng, yang mana merupakan markas penjajah Belanda di Batavia (Jakarta).

"Penindasan penjajah, membuat Engkong Usuf mengumpulkan pasukan perang yang berasal dari anggota silat. Dalam waktu 2 jam, penjajah Belanda berhasil dikalahkan oleh beliau. Karena itu, beliau mendapat julukan Si Pitung," jelasnya.

"Konon Syech Yusuf tidak mempan ditembak, tidak mempan diledakkan dengan bom, bahkan bisa menghilang dari sergapan dan kepungan Belanda. Setelah itu, perjuangan Syech Yusuf terus dilanjutkan," sambungnya.

Setelah sukses membumihanguskan pasukan Belanda di Lapangan Banteng, Syech Muhammad Yusuf dengan pasukan Hizbullah lantas membumihanguskan karesidenan Depok pada tahun 1890.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak