Kembalinya Shin Tae-yong ke Indonesia, Dulu Didepak PSSI, Kini Dirangkul Erick Thohir?

Shin Tae-yong resmi menjadi pelatih Persija Jakarta. Erick Thohir mendukung langkah ini demi mendongkrak kualitas Liga 1 ke level 10 besar Asia

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 10 Juni 2026 | 14:08 WIB
Kembalinya Shin Tae-yong ke Indonesia, Dulu Didepak PSSI, Kini Dirangkul Erick Thohir?
Shin Tae-yong diperkenalkan sebagai pelatih baru Persija Jakarta dalam jumpa pers di Jakarta International Stadium, Senin (8/6/2026). [Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha]
Baca 10 detik
  • Shin Tae-yong resmi menjadi pelatih baru Persija Jakarta setelah diumumkan di Jakarta International Stadium, Senin (8/6/2026).
  • Ketua Umum PSSI Erick Thohir mendukung kehadiran Shin Tae-yong guna meningkatkan kualitas serta peringkat kompetisi liga domestik.
  • Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem sepak bola nasional untuk mendukung pengembangan pemain di berbagai kelompok usia.

SuaraJakarta.id - Peta persaingan sepak bola kasta tertinggi tanah air mendadak gempar. Sang arsitek legendaris asal Korea Selatan, Shin Tae-yong (STY), resmi "turun gunung" kembali ke bumi pertiwi. Bukan untuk menukangi skuad Garuda, melainkan sebagai nakhoda baru klub raksasa ibu kota, Persija Jakarta.

Kembalinya STY ke Indonesia ini memicu sorotan tajam. Pasalnya, hubungan romantis STY dan PSSI sempat kandas secara menyakitkan saat kontrak sang pelatih diputus sepihak pada awal Januari 2025 lalu.

Namun, alih-alih canggung, Ketua Umum PSSI Erick Thohir justru memilih bersikap legawa dan menyambut kepulangan "Sang Mantan" dengan narasi besar demi kemajuan kompetisi domestik.

Sinyal damai dan dukungan penuh itu dilontarkan Erick tepat setelah timnas Indonesia membungkam Mozambik 1-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (9/6/2026).

Baca Juga:Siapa Pelatih Timnas Pengganti Patrick Kluivert? Ini Kata Erick Thohir

"Bagus dong. Karena ranking liga kita itu kan naik dari 25 menjadi 16 kalau tidak salah. Target kita kalau bisa 10 besar. Kemarin secara komersial, liga kita sudah ranking satu Asia Tenggara," kata Erick Thohir kepada wartawan dikutip dari ANTARA.

Misi Erick Thohir: Jadikan STY Alat Dongkrak Kualitas Kompetisi

Erick Thohir tidak melihat kehadiran STY di Persija sebagai ancaman atau bayang-bayang masa lalu. Bagi Menteri BUMN ini, kedatangan pelatih kelas dunia sekaliber STY ke Liga 1 adalah berkah instan untuk mematangkan ekosistem sepak bola nasional demi menyuplai kebutuhan tim nasional ke depan.

"Ya jadi makin banyak coach  bagus ke liga, kualitas liga makin bagus, mudah-mudahan liga tembus 10 besar dan tentu itu menjadi bagian fundamental pengembangan tim nasional selain ya terus kita pacu, U17 kita, U19 kita, dan juga grassroots  kita yang sekarang terus kita dorong," tambah Erick.

Petualangan Singkat STY Pasca-Pecah Kongsi dengan PSSI

Baca Juga:Analisis Tajam! Pelatih Persebaya Bongkar Kekuatan Persija yang Terpuruk

Bergabungnya pelatih berusia 55 tahun ini ke Macan Kemayoran—yang diumumkan secara megah di Jakarta International Stadium (JIS), Senin (8/6/2026)—merupakan pelabuhan keempatnya setelah luntang-lantung pasca-keluar dari timnas Indonesia.

Usai angkat kaki dari kursi pelatih Garuda pada awal 2025, STY sempat melanglang buana mengisi berbagai pos taktis di negaranya:

  • Wakil Ketua Umum KFA (Asosiasi Sepak Bola Korsel): Dijabat selama 11 bulan.
  • Director of Football Seongnam FC: Selama 4 bulan.
  • Pelatih Kepala Ulsan HD: Hanya bertahan 2 bulan dengan catatan kurang memuaskan (2 menang, 4 seri, 4 kalah dari 10 laga).

Memori Indah 5 Tahun yang Mustahil Dilupakan Publik

Meskipun Persija Jakarta kini menjadi majikan barunya, publik sepak bola tanah air tahu betul bahwa STY adalah sosok yang meletakkan fondasi modern bagi kebangkitan timnas Indonesia selama medio 2020-2025.

Meski berpisah tanpa trofi fisik, dalam 57 laga bersama Timnas Senior (26 menang, 14 seri, 17 kalah), STY telah mengukir tinta emas yang mencengangkan:

1. Piala Asia: Meloloskan tiga kelompok tim nasional ke putaran final Piala Asia sekaligus mendobrak babak 16 besar Piala Asia 2023.
2. Sejarah Baru: Membawa Timnas U-23 keluar sebagai peringkat keempat Piala Asia U-23 2024.
3. Piala Dunia: Meloloskan Indonesia ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2027 yang otomatis mengamankan tiket Piala Asia 2027.
4. Peringkat FIFA: Meroketkan posisi Indonesia di dunia dari peringkat 173 hingga melesat ke peringkat 129 dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak