alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Perpanjang PSBB Transisi, Anies: Bisa Diperketat jika Ada Lonjakan Covid-19

Rizki Nurmansyah | Fakhri Fuadi Muflih Minggu, 22 November 2020 | 21:45 WIB

Perpanjang PSBB Transisi, Anies: Bisa Diperketat jika Ada Lonjakan Covid-19
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. [Youtube BNPB Indonesia]

PSBB Transisi Jakarta diperpanjang sampai 6 Desember mendatang.

SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan kembali memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB Transisi.

Aturan ini diberlakukan kembali selama dua pekan ke depan. Mulai dari 23 November sampai 6 Desember 2020.

Anies mengatakan kebijakan perpanjangan PSBB Transisi diambil sesuai dengan Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 1100 Tahun 2020.

Aturan ini diberlakukan sebagai langkah antisipasi terhadap lonjakan kasus Covid-19.

"Pemprov DKI Jakarta kembali memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Masa Transisi menuju masyarakat sehat, aman, dan produktif selama 14 hari," ujar Anies dalam keterangan tertulis, Minggu (22/11/2020).

Berdasarkan aturan itu, apabila tidak terjadi peningkatan kasus Covud-19 secara signifikan, PSBB Transisi akan diperpanjang secara otomatis selama dua pekan.

Namun Anies menyebut bisa saja sewaktu-waktu menarik rem darurat jika kasus penularan Covid-19 malah semakin parah.

Jika kebijakan rem darurat diterapkan, artinya PSBB akan diperketat lebih dari pada sekarang.

Aktivitas masyarakat akan lebih dibatasi demi mencegah penularan Covid-19.

"Seperti diketahui bersama, Pemprov DKI Jakarta dapat menerapkan kebijakan rem darurat atau emergency brake policy apabila terjadi kenaikan kasus secara signifikan atau tingkat penularan yang mengkhawatirkan sehingga membahayakan pelayanan sistem kesehatan," pungkas Anies.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait