facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

PNS Dinkes Tewas Mulut Berbusa, Yanti Sempat Diintip Pak RT dari Jendela

Agung Sandy Lesmana Jum'at, 25 Desember 2020 | 13:51 WIB

PNS Dinkes Tewas Mulut Berbusa, Yanti Sempat Diintip Pak RT dari Jendela
Polisi saat melakukan olah TKP tewasnya PNS wanita di sebuah rumah kontrakan di Cilandak, Jaksel. (ANTARA/HO-Polsek Metro Cilandak)

"Ketika jendela dibuka, saksi melihat korban dalam keadaan posisi terlentang dan mulut mengeluarkan busa," kata Iskandarsyah.

SuaraJakarta.id - Afrima Yanti, pegawai negeri sipil Dinas Kesehatan ditemukan  sudah tak bernyawa di dalam rumah kontrakan, Jalan Asem II, Kelurahan Cipete Selatan, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (25/12/2020) pagi. Penemuan mayat Yanti pun sempat menghebohkan warga sekitar.

Kapolsek Metro Cilandak AKP Iskandarsyah membeberkan detik-detik mayat korban ditemukan dengan kondisi tubuh terlentang dan mulut berbusa. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, kronologis penemuan jenazah almarhum terjadi sekitar pukul 08.30 WIB.

Saksi pertama, Ketua RT 013, Ahmad Kosasih, sempat melihat kejanggalan sebelum jenazah almarhum di dalam kamar kontrakan yang terletak di Jalan Asem II Gg H Achpas RT013/RW 02 No.9 D.

Iskandarsyah menyebutkan, kejanggalan tersebut ketika saksi Kosasih pulang dari patroli wilayah pukul 03.00 WIB, dirinya melihat lampu kamar kontrakan milik Yanti masih menyala.

Baca Juga: Geger Mayat Pria Tanpa Celana Bertato Tribal di Pantai Talangsari Jember

"Lampu kamarnya masih menyala, sedangkan alarm telepon selulernya terus berbunyi," kata Iskandarsyah mengulang keterangan saksi.

Lalu sekitar pukul 05.35 WIB, seorang tukang sayur langganan almarhum datang untuk mengantarkan sayuran pesanannya.

Tukang sayur mengetuk pintu kontrakannya, tapi almarhum tidak menjawab panggilan. Berkali-kali dipanggil, almarhum tidak menjawab, hingga akhirnya tukang sayur menitipkan pesanan almarhum kepada Hajah Mahmudah yakni pemilik kontrakan.

Selang beberapa jam kemudian, sekitar pukul 08.00 WIB, saksi Ade Rahmawati, anak pemilik kontrakan mencoba mengantarkan sayuran milik almarhumah yang dititipkan tadi.

Saksi Ade lagi-lagi mengetuk dan memanggil almarhum yang diyakini berada di dalam kamar. Tapi, almarhum tetap tidak merespons panggilan.

Baca Juga: Buni Tewas di Lantai Kamar, Tubuh Penuh Lebam, Leher Tersayat Pisau

Karena curiga, Ade kemudian melaporkan hal tersebut kepada Ketua RT Kosasih. Lalu para saksi mencoba membuka jendela kamar kontrakan almarhum untuk mencari tahu.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait