Keduanya mendaftar lewat agensi penyalur ART yang dikenal oleh Jeremy Thomas.
"Modus pelaku, melamar kerja sebagai ART, mereka bekerja kurang lebih tiga minggu," kata Komang.
Pencurian dilakukan pada 26 November 2020. Pelaku berbagi peran.
Modus operandi, sebelum melakukan aksinya, pelaku melihat situasi kondisi korban yakni keluarga Jeremy Thomas, begitu pemilik lengah, kedua pelaku melakukan aksinya.
Baca Juga:Jeremy Thomas Ngaku Sering Digoda Perempuan
"Peranan MAB mengawasi korban, begitu tidak ada di kamar, perintahkan istrinya MLT untuk ambil barang, lalu dikumpulkan disimpan di garasi," katanya.
Barang-barang tersebut diambil pelaku tidak sekaligus, dikumpulkan satu-satu, setelah dirasa cukup, keduanya lalu kabur meninggalkan rumah majikannya.
Awal Kejadian
Jeremy Thomas mengaku awalnya tidak tahu barang-barang milik keluarganya telah dicuri.
Berawal saat salah seorang ART-nya bernama Enci, melaporkan telah kehilangan ponsel miliknya.
Baca Juga:Banyak Digandrungi Wanita, Potret 'Hot Daddy' Jeremy Thomas
"Saya kenal sekali Enci sudah sejak kecil bekerja dengan saya, sudah delapan tahun. Tiba-tiba nangis lapor kehilangan HP-nya, lalu anak perempuan saya juga melapor kehilangan tas hadiah ulang tahunnya," kata Jeremy.