Pasalnya hingga di penghujung Desember 2020, pengerjaannya belum juga rampung.
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza mengatakan pengerjaan tahap pertama untuk lahan makam Covid-19 itu seluas 8.000 meter persegi.
Total ada 2 hektar lahan yang akan bisa dijadikan 1.500 petak makam baru.
"Tahap pertama seluas 8000 meter dari 2 HA yang dapat menampung sekitar 1.500 petak makam. Kami akan terus melakukan pemasangan lahan di TPU rorotan yang seluas 25 HA," ujar Riza melalui akun Instagram-nya, Kamis (31/12/2020).
Baca Juga:Pemprov DKI Buka Pendaftaran Pelacak Kontak Covid-19, Minat? Ini Syaratnya

Rencana ini sebenarnya sudah diumumkan dua bulan lalu. Bahkan pematangan lahan makam disebut Kepala Dinas Bina Marga DKI Hari Nugroho sudah dimulai sejak 17 September 2020.
Riza menyatakan pihaknya sudah berupaya semaksimal mugkin untuk bisa menambah kapasitas makam sekarang ini.
"Kami sedang mengupayakan sebaik mungkin untuk memastikan pemakaman lahan baru bagi korban Covid di TPU Rorotan," jelasnya.