facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pakar: Bencana Banjir Akibat Akumulasi Masalah Tata Ruang Dalam Waktu Lama

Rizki Nurmansyah Kamis, 28 Januari 2021 | 20:51 WIB

Pakar: Bencana Banjir Akibat Akumulasi Masalah Tata Ruang Dalam Waktu Lama
Jalanan di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara banjir, Minggu (24/1/2021). [Twitter@TMCPoldaMetro]

Hariadi menganalogikan bencana banjir seperti penyakit jantung bukan bawaan, di mana kebanyakan terjadi seketika.

SuaraJakarta.id - Bencana hidrometeorologi seperti banjir yang terjadi Indonesia merupakan akumulasi permasalahan tata ruang yang terjadi dalam waktu lama.

Hal itu disampaikan pakar dan juga Guru Besar Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB, Prof. Hariadi Kartodiharjo.

Pernyataan itu disampaikan Hariadi dalam diskusi virtual tentang permasalahan tata ruang di balik banjir berulang, Kamis (28/1/2021).

"Ini sebenarnya adalah perubahan yang sifat dasarnya tidak seketika," kata Hariadi dilansir dari Antara.

Baca Juga: 82 Wilayah Rawan Banjir, Pemprov DKI Hanya Fokus Benahi 34 Kelurahan

Hariadi mengatakan, permasalahan tata ruang bisa terjadi bertahun-tahun, melampaui sifat dasar kepemimpinan.

Implikasinya adalah berbagai faktor tersebut dikontestasikan jika terjadi bencana, berbagai pihak akan saling lempar tuduhan.

Padahal menurut dia, karakteristik dari lokasi bencana tersebut sangat spesifik. Sehingga apa saja bisa berpengaruh di sana.

"Yang penting saya kira belum diungkap di media juga adalah sifat akumulasinya. Jadi ini bukan tunggal tapi terakumulasi dari waktu ke waktu," paparnya.

Hariadi menganalogikan bencana banjir seperti penyakit jantung bukan bawaan, di mana kebanyakan terjadi seketika.

Baca Juga: Status Siaga, Warga DKI Diminta Waspada Cuaca Ekstrem hingga 2 Februari

Namun, memiliki periode yang panjang dan dipengaruhi berbagai faktor gaya hidup.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait