Pasalnya Moldoko, menurutnya adalah tokoh yang telah matang secara politis. Pengamat politik ini menyebutkan bahwa peristtiwa ini bisa disebut semacam politik pragmatis.
Di mana ingin mendapatkan jalan keluar yang cepat dengan cara sederhana yaitu dengan mengambil alih partai.
Dia menyebutkan bahwa hal ini pun pernah dilakukan Istana kepada partai politik lain seperti Golkar dan PPP dalam rangka konsilidasi. Hanya saja menurut Rocky, rencana yang mirip dilakukan untuk Partai Demokrat bocor saat persiapan masih minim.
Baca Juga:Demokrat ke Moeldoko: Anda Staf Presiden, Jangan Sibuk Mikirin Nyapres!