Brukk! Roboh Sudah Pagar Beton yang Jadi Polemik di Ciledug Tangerang

Dua unit alat eskavator dikerahkan untuk mempermudah pembongkaran pagar beton.

Rizki Nurmansyah
Rabu, 17 Maret 2021 | 10:49 WIB
Brukk! Roboh Sudah Pagar Beton yang Jadi Polemik di Ciledug Tangerang
Eskavator membongkar pagar beton yang jadi polemik di Jalan Akasia, Tajur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Rabu (17/3/2021). [Suara.com/Muhammad Jehan Nurhakim]

SuaraJakarta.id - Pemerintah Kota Tangerang membongkar pagar beton setinggi dua meter yang menjadi polemik karena telah menutup akses warga di Jalan Akasia, Tajur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang.

Pembongkaran pagar beton sekaligus juga untuk mengembalikan fungsi jalan.

Pantau SuaraJakarta.id—grup Suara.com—pembongkaran dilakukan pukul 08.00 WIB hingga pukul 8.48 WIB, Rabu (17/3/2021).

Dua unit alat eskavator dikerahkan untuk mempermudah pembongkaran pagar beton yang telah menutup akses salah satu keluarga di wilayah tersebut.

Baca Juga:Pembongkaran Tembok Beton Jalan Akasia Ciledug Dijaga Puluhan Polisi

Tampak puluhan petugas gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP Kota Tangerang mengawal pembongkaran itu.

Terlihat pula ada di lokasi, salah satu pihak yang mengklaim ahli waris pemilik tanah, yakni Herry Mulya, yang merupakan pihak yang membangun pagar beton tersebut.

Anak ketiga dari keluarga almarhum Anas Burhan itu mengaku datang untuk menyaksikan langsung pembongkaran tembok beton setinggi 2 meter tersebut.

Terkait polemik pagar beton yang kini telah dihancurkan itu, Herry mengatakan jika dirinya akan melakukan langkah-langkah ke depan terkait pembongkaran tersebut.

Baca Juga:Ruli Ancam Warga Pakai Golok Polemik Pagar Beton, Polisi: Sudah Klarifikasi

"Kita ambil langkah-langkah ke depan," kata Herry saat ditemui di lokasi, Rabu (17/3/2021).

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini