TPU Karet Bivak Ditutup, Penjual Kembang: Tolong Diperhatikan Rakyat Kecil

Seluruh TPU di DKI Jakarta ditutup sementara mulai hari ini hingga Minggu (16/5).

Rizki Nurmansyah
Rabu, 12 Mei 2021 | 20:48 WIB
TPU Karet Bivak Ditutup, Penjual Kembang: Tolong Diperhatikan Rakyat Kecil
Nurhayati (67), penjual kembang di TPU Karet Bivak, pasrah dengan kebijakan Pemprov DKI menutup TPU di DKI Jakarta, Rabu (12/5/2021). [ANTARA/Mentari Dwi Gayati]

SuaraJakarta.id - Nurhayati, penjual kembang di TPU Karet Bivak, terancam merugi. Sebab, warga dilarang ziarah kubur.

Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beberapa waktu lalu mengatakan bahwa TPU se-Jabodetabek ditutup pada 12-16 Mei 2021.

Larangan ziarah kubur pada momen libur Lebaran untuk mencegah terjadinya klaster baru Covid-19.

Namun, penutupan TPU dikeluhkan Nurhayati. Nenek berusia 67 tahun ini mengaku sudah mengeluarkan modal hingga Rp 7 juta untuk membeli kembang.

Baca Juga:Kebijakan Anies, Bikin Lapak Kembang Mbah Anis Tak Lagi Laris Manis

Harapannya untuk meraup omzet dari ramainya peziarah di TPU Karet Bivak saat momen Lebaran, terancam kandas.

Hal itu karena kondisi bunga yang tidak bisa bertahan lama dan harus dibuang jika sudah lewat 2 hari.

Baginya bisa balik modal saja sudah bersyukur, walaupun ancaman merugi lebih besar.

"Seharian ini baru dapat Rp70.000. Bahkan, kalau kembang ada yang tawar, saya ikhlas daripada tidak ada yang beli," kata Nurhayati dikutip dari Antara, Kamis (13/5/2021).

Nurhayati mengaku sampai menurunkan harga jual kembang. Dari biasanya Rp 5.000 per kantong, menjadi Rp 10.000 untuk 3 kantong kembang.

Baca Juga:TPU Karet Bivak Ditutup, Peziarah: Nyekar Dilarang, Padahal Mau Kirim Doa

Selain itu, bunga mawar putih dan kuning yang biasanya dijual Rp 20.000 untuk 3 tangkai, menjadi Rp 5.000 per tangkai.

Nurhayati mengeluhkan kebijakan pemerintah yang tiba-tiba melakukan penutupan TPU.

Dia pun meminta agar kebijakan ini dievaluasi. Setidaknya, para peziarah yang datang ke TPU bisa dibatasi, atau hanya pejalan kaki yang diperkenankan masuk.

"Tolong diperhatikan rakyat kecil. Kami bukan pedagang liar, resmi sudah bertahun-tahun jualan di TPU ini. Tidak mungkin berharap ada orang meninggal, agar jualan laku," kata dia.

Diketahui, seluruh TPU di DKI Jakarta ditutup sementara mulai hari ini hingga Minggu (16/5).

TPU hanya dibuka untuk kegiatan pemakaman warga. Pada hari pertama penutupan, TPU Karet Bivak telah memakamkan tiga jenazah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak