Melihat hal itu, pengunggah dan rekannya menoleh ke belakang. Lalu ia pun mempersilakan pemotor tersebut melintas dengan memberikan kode tangan.

Pengunggah berasumsi kalau pemotor tersebut sedang buru-buru sehingga membutuhkan jalan yang luas agar bisa melintas segera.
Di saat pemotor tersebut sudah melintas, ia beserta rombongan pesepeda kaget. Ternyata pemotor tersebut malah mengacungkan jari tengah ke rombongan pesepeda.
Insiden pemotor acungkan jari tengah ini terjadi pada Rabu (26/5/2021) di Jakarta sekitar pukul 06.30 WIB.
Baca Juga:Viral Pria Amuk Perawat, Sebut Ibu Meninggal Usai Diberi Tabung Oksigen Kosong