Indramayu Tewas Lerai Tawuran di Johar Baru, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Berat

"Kalau ada hukum rimba-rimba, kami bakal lakukan hukum rimba, tapi kan tidak bisa."

Rizki Nurmansyah | Yaumal Asri Adi Hutasuhut
Jum'at, 20 Agustus 2021 | 20:17 WIB
Indramayu Tewas Lerai Tawuran di Johar Baru, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Berat
Lokasi pembacokan yang menewaskan Indramayu (51) saat melerai tawuran antarpemuda di Johar Baru, Jakpus dengan cara mengibarkan bendera Merah-Putih. (Suara.com/Yaumal)

“Dia itu penyayang apalagi sama anak-anak, keponakannya. Tiap sore itu mereka diajak mutar-mutar naik motor entah ke mana, pulang-pulang bawa jajan,” kata Mega.

Sebelumnya, Kaposlek Johar Baru Kompol Edison mengatakan IM (Indramayu) tewas dibacok saat berupaya melerai aksi tawuran di Johar Baru.

"Ada dua kelompok sedang tawuran, dia (IM) coba melerai. Mungkin karena ribut begitu jadi kena sasaran juga dia," kata Edison kepada wartawan, Kamis (19/8/2021) kemarin.

Warga mengantarkan pemakaman jenazah korban tawuran di Johar Baru, Jakarta Pusat, yang terjadi pada Senin dini hari (16/8/2021). [ANTARA/Mentari Dwi Gayati]
Warga mengantarkan pemakaman jenazah korban tawuran di Johar Baru, Jakarta Pusat, yang terjadi pada Senin dini hari (16/8/2021). [ANTARA/Mentari Dwi Gayati]

Dalam perkara ini, kata Edison, pihaknya telah mengamankan dua pelaku. Salah satunya yakni pemuda berinisial AA (25)

Baca Juga:Perut Ditusuk saat Lerai Tawuran Pemuda, Indramayu Tewas Setelah Dibawa ke RSCM Naik Bajaj

"Kasusnya dilimpahkan ke Polda," jelas Edison.

Diketahui, tawuran antar kelompok terjadi di Jembatan Kota Paris, Johar Baru, Jakarta Pusat, Senin (16/8) lalu. IM tewas dalam peristiwa itu.

Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat. Namun nyawanya tak tertolong akibat luka parah karena sabetan senjata tajam pada bagian perut dan punggung.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini