alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jadi SMA Terbaik di Indonesia, Ada Peran Penting BJ Habibie Dibalik Sukses MAN IC Serpong

Rizki Nurmansyah Selasa, 12 Oktober 2021 | 21:20 WIB

Jadi SMA Terbaik di Indonesia, Ada Peran Penting BJ Habibie Dibalik Sukses MAN IC Serpong
MAN Insan Cendekia Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (12/10/2021). [SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah]

Setiap tahunnya MAN IC Serpong selalu kebanjiran pendaftar calon siswa.

SuaraJakarta.id - Selain punya berbagai prestasi bergengsi hingga internasional, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Serpong Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ternyata memiliki kaitan erat dengan Presiden ke-3 RI BJ Habibie. Bahkan dibangunnya madrasah tersebut sebagai salah satu cita-cita BJ Habibie.

Kepala MAN Insan Cendekia Serpong Abdul Basit bercerita, sekolah tersebut dahulu bernama SMU Magnet School. Sekolah itu dibangun pada tahun 1996 dan dikelola oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Saat itu BJ Habibie masih menjabat sebagai Menteri Riset dan Teknologi sebelum akhirnya menjadi presiden menggantikan Soeharto.

"Dulu namanya SMU Magnet School dirintis dan didirikan oleh BPPT melalui program Science and Technology Equty Program (STEP). Di mana tim BBPT yang merintis dan mendirikan sekolah tersebut. Dalam perjalanannya kemudian beralih ke Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia tahun 2000. Sampai saat ini kami sudah berusia 25 tahun," kata Basit kepada SuaraJakarta.id, Selasa (12/10/2021).

Baca Juga: Jadi Sekolah Terbaik se-Indonesia Berdasarkan UTBK, Kepala MAN IC Serpong: Itu Bonus

Basit menuturkan, sekolah tersebut juga dibangun atas harapan BJ Habibie yang ingin mendirikan sekolah atau madrasah yang seimbang antara ilmu pengetahuan dan teknologi dengan keimanan dan ketaqwaan.

"Saat beliau menjadi Menristek, beliaulah yang melahirkan MAN IC tapi secara teknis program itu dijalankan BPPT. Ada harapan dan cita-citanya, Pak Habibie ingin mendirikan sekolah atau madrasah yang seimbang antara ilmu pengetahuan dan teknologi dengan keimanan dan ketaqwaan. Di mana almarhum punya cita-cita agar alumni MAN IC itu memiliki dua kekuatan itu untuk memipin bangsa ini," tuturnya.

Harapan itu pula, kata Basit, menjadi tujuan dalam pengembangan dan pendidikan karakter bagi semua siswa MAN Insan Cendekia Serpong.

FOTO DOKUMENTASI. Presiden ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie melambaikan tangan saat akan menghadiri Sidang Tahunan MPR Tahun 2015 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2015). Presiden BJ Habibie meninggal dunia pada hari Rabu (11/9/2019) di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta pukul 18.05 WIB. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj.
FOTO DOKUMENTASI. Presiden ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie melambaikan tangan saat akan menghadiri Sidang Tahunan MPR Tahun 2015 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2015). Presiden BJ Habibie meninggal dunia pada hari Rabu (11/9/2019) di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta pukul 18.05 WIB. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj.

Pasalnya, dua hal tersebut antara ilmu pengetahuan dan agama menjadi pondasi penting untuk menjadi memimpin dan membangun bangsa yang lebih baik.

"Karakter yang ingin dilahirkan MAN IC tentu karakter muslim yang mencintai bangsanya. Makanya dalam berbagai pendekatan pelajaran baik di kelas maupun asrama dua hal itu di kedepankan. Kita memberikan modal keimanan dan taqwa dalam bingkai NKRI. Karena dua hal itu jadi ponadsi penting di MAN IC," papar Basit.

Baca Juga: Diduga Gegara Tolak Ikut Demo, 2 Mahasiswa Unpam Tangsel Babak Belur Dikeroyok

Dalam implementasinya, MAN IC Serpong menerapkan sistem boarding school. Artinya, semua siswa diwajibkan tinggal di asrama sekolah selama tahun pembelajaran.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait