alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Berharap JIS Tak Jadi Beban di Masa Depan, Gerindra: Jangan seperti Velodrome

Rizki Nurmansyah | Fakhri Fuadi Muflih Jum'at, 22 Oktober 2021 | 17:41 WIB

Berharap JIS Tak Jadi Beban di Masa Depan, Gerindra: Jangan seperti Velodrome
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra Mohamad Taufik. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]

Segala fasilitas dan potensi JIS harus bisa dimaksimalkan ke depannya.

SuaraJakarta.id - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra Mohamad Taufik berharap nantinya Jakarta International Stadium (JIS) terus memberikan keuntungan bagi Ibu Kota. Ia tak ingin stadion klub Persija Jakarta itu bernasib seperti Velodrome.

Karena itu, ia berpesan kepada BUMD PT Jakarta Propertindo (Jakpro), agar melakukan pengelolaan dengan baik. Segala fasilitas dan potensi JIS harus bisa dimaksimalkan ke depannya.

"Saya ingin sampaikan kepada Jakpro sebagai salah satu BUMD bahwa setelah ada ini, kemudian jangan jadi beban. Jangan jadi beban seperti Velodrome. Sekarang Velodrome enggak ada hasilnya, keluar uang terus Jakpro," ujar Taufik di kawasan JIS, Jakarta Utara, Jumat (22/10/2021).

Jakarta International Velodrome pernah direnovasi pada tahun 2016 semasa kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok ketika menjadi Gubernur DKI Jakarta. Usai direnovasi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali meresmikan stadion yang awalnya dibangun pada 1976 ini pada 2018 lalu.

Baca Juga: Usai JIS Diresmikan, Bakal Ada Konser BTS hingga Pertandingan Barcelona dan Real Madrid

Setelah dipakai untuk Asian Games 2018, Velodrome jadi jarang digunakan. Taufik menganggap fasilitas ini menjadi beban karena biaya operasional terus dikeluarkan tiap tahunnya.

Karena itu, Taufik berharap JIS tidak hanya sekali pakai saja. Ia berharap nantinya pihak yang mengelolanya adalah kalangan profesional agar bisa dikembangkan lebih baik.

"Kita enggak mau nanti ini dibangun satu kali pertandingan dimulai kemudian kayak Jakabaring. Ini harus dikelola secara profesional. Jakpro harus lebih terbuka dalam mengelola stadion ini karena harus dikelola oleh orang orang professional," jelasnya.

Progress pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (24/8/2021). ANTARA/Abdu Faisal/aa. (ANTARA/ Abdu Faisal)
Progres pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (24/8/2021). ANTARA/Abdu Faisal/aa. (ANTARA/ Abdu Faisal)

Rencananya, peluncuran tidak resmi (soft launching) JIS akan dilakukan pada 10 Desember 2021. Untuk peresmiannya atau grand launching rencananya akan dilaksanakan pada Maret 2022 mendatang.

Proyeksinya, stadion berkapasitas 82 ribu penonton ini juga menjadi stadion terbesar ketiga di dunia dan terbesar di Asia Tenggara.

Baca Juga: Jakpro Sebut Boyband K-Pop BTS Berencana Konser di JIS pada 2022

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait