facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Wagub Riza Sebut Pemprov DKI Upayakan Normalisasi Sungai Berlanjut

Rizki Nurmansyah Kamis, 18 November 2021 | 11:05 WIB

Wagub Riza Sebut Pemprov DKI Upayakan Normalisasi Sungai Berlanjut
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (26/10/2021). [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]

Riza menjelaskan, program-program pencegahan banjir di Jakarta telah disusun sesuai perencanaan.

SuaraJakarta.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengupayakan program normalisasi sungai yang merupakan salah satu pengendalian banjir di Ibu Kota terus berlanjut.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota Jakarta, Rabu (17/11/2021).

"Insya Allah (berlanjut), kita dari Pemprov DKI sudah diskusi dengan Kementerian PUPR," kata Wagub Riza.

Riza menjelaskan, program-program pencegahan banjir di Jakarta telah disusun sesuai perencanaan. Salah satunya normalisasi sungai.

Baca Juga: Pemprov DKI Beri Dana Hibah Rp 900 juta ke Yayasan yang Dibina Anak Zulhas

"Sudah disusun perencanaannya termasuk normalisasi, naturalisasi dan lain-lain. Pembangunan tanggul polder, waduk, semua sudah disusun mana prioritas tahapannya disesuaikan dengan perencanaan yang disesuaikan," ujar Wagub Riza.

Sebelumnya, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Agustina Hermanto menyebutkan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak melakukan normalisasi sungai selama kepemimpinannya di Ibu Kota.

Dia pun meminta agar Pemprov DKI dapat mengerjakan proyek normalisasi tersebut.

"Walaupun terlambat karena selama empat tahun terakhir, Pemerintah Provinsi tidak melakukan sedikit pun normalisasi, kami mendorong agar anggaran ini bisa ditingkatkan pada tahun 2022 ini," kata Agustina di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (16/11).

Tina juga menyatakan, pihaknya menyetujui anggaran senilai Rp 1,2 triliun untuk normalisasi dan restorasi sungai pada tahun 2022.

Baca Juga: Pemprov DKI Minta Pengunjung Ancol Beli Tiket Secara Nontunai

Sementara itu, dia menyatakan Fraksi PDIP meminta agar program sumur resapan dapat dihapus dan dialihkan untuk kegiatan penanggulangan banjir yang lebih terasa.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait