alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun, Dinkes DKI Jakarta Berencana Adakan di Sekolah

Rizki Nurmansyah Selasa, 30 November 2021 | 15:26 WIB

Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun, Dinkes DKI Jakarta Berencana Adakan di Sekolah
Ilustrasi vaksin Covid-19. Dinkes DKI Jakarta berencana melakukan vaksinasi anak usia 6-11 tahun di sekolah. [Antara]

Dinkes DKI Jakarta masih menunggu panduan teknis dari Kementerian Kesehatan soal vaksinasi COVID-19 anak usia 6-11 tahun.

SuaraJakarta.id - Dinas Kesehatan atau Dinkes DKI Jakarta berencana menjadi sekolah sebagai salah satu lokasi pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI, Dwi Oktavia mengatakan, sekolah di Jakarta memilih hubungan koordinasi dan kerja sama yang baik dengan Puskesmas selaku penyelenggara vaksinasi COVID-19.

Koordinasi tersebut, kata Dwi, sudah terbina lebih optimal saat diadakan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).

"Sekolah menjadi salah satu tempat potensial untuk memberikan layanan vaksinasi kepada anak usia 6-11 tahun," kata ujarnya dalam seminar vaksinasi anak di Jakarta, Selasa (30/11/2021).

Baca Juga: Jakarta PPKM Level 2, Ini Aturan Lengkap dan Kapasitas Maksimal WFO Setiap Sektor

Selain itu, akses yang mudah, fasilitas ruang terbuka yang tersedia, serta kesiapan guru menjadi pertimbangan vaksinasi anak usia 6-11 tahun diadakan di sekolah.

"Kami imbau orang tua nanti jangan ragu untuk vaksinasi anak di sekolah karena dilayani baik seperti fasilitas kesehatan," ujarnya.

Kendati demikian, Dwi mengatakan, Dinkes DKI Jakarta masih menunggu panduan teknis dari Kementerian Kesehatan soal vaksinasi COVID-19 anak usia 6-11 tahun.

"Kami tentu berharap vaksinasi COVID usia 6-11 tahun bisa segera mulai dikerjakan. Tapi tentu saja pemerintah pusat sedang menyiapkan secara lengkap, kesiapan tenaganya, yang terpenting ketersediaan vaksinnya," kata Lies.

Sebelumnya, Dinkes DKI Jakarta memperkirakan sasaran vaksinasi anak rusia 6-11 tahun di Ibu Kota mencapai sekitar 900 ribu orang.

Baca Juga: PPKM Jakarta Kembali Naik ke Level 2, Wagub DKI ke Warga: Prokes Lebih Taat Lagi

Data ini setelah melakukan penyandingan bersama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil terkait data sasaran untuk mengetahui jumlah anak yang perlu divaksin.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait