Ojol Tewas Diduga Ditusuk OTK di Kemayoran, Begini Kesaksian Warga Setempat

Keluarga juga belum mengetahui secara pasti penyebab korban ditusuk.

Rizki Nurmansyah | Yaumal Asri Adi Hutasuhut
Kamis, 09 Desember 2021 | 17:40 WIB
Ojol Tewas Diduga Ditusuk OTK di Kemayoran, Begini Kesaksian Warga Setempat
Lokasi driver ojol berinisial IA (39) ditemukan tergeletak diduga ditusuk oleh OTK di depan sebuah penginapan di Jalan Letjen Suprapto, Kemayoran, Jakarta Pusat. Kamis (9/12/2021). [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]

"Katanya sih HP sama dompet, cuma itu saya enggak tahu pasti," ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun Suara.com, sebelum terjatuh, korban sempat memarkirkan sepeda motornya di depan gang, berjarak sekitar 20 meter dari posisinya tergeletak.

"Mungkin saat itu dia (korban mengejar pelaku). Tapi saya enggak dengar ada yang teriak-teriak, kalau dia teriak pasti warga pada dengar dan mengejar pelaku," ujar Ilham.

Dalam keadaan napas yang tersengal-sengal, IA kemudian dibawa ke Rumah Sakit Islam, menggunakan bajai. Namun saat tiba di rumah sakit, nyawa korban sudah tidak tertolong.

Baca Juga:4 Kontroversi Siskaeee: Prank Ojol Pakai Baju Seksi, Raup Rp 2 Miliar Setahun

Ilustrasi mayat. [Antara]
Ilustrasi mayat - Seorang driver ojol tewas diduga ditusuk oleh OTK di Kemayoran, Jakarta Pusat. [Antara]

Diberitakan sebelumnya, diketahui korban merupakan warga RT 03/RW 10 Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat.

Berdasarkan penuturan Juli, adik ipar korban, saat ditemukan terdapat luka tusuk di bagian dada sebelah kanan korban.

"Cuma penusukan doang sedalam tujuh sentimeter, sebelah kanan jantung," kata Juli saat ditemui Suara.com di kediaman korban, Kamis (9/12/2021).

Juli mengungkapkan, keluarga pertama kali mendapat kabar tersebut pada Rabu malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Dari informasi awal yang diterima keluarga, korban tergeletak di kawasan Cempaka Putih, di depan sebuah penginapan.

Baca Juga:Pengemudi Ojol Tewas Ditusuk di Kemayoran, Polisi: Pelaku Masih Dalam Penyelidikan

"Saat ditemukan masih megap-megap (bernyawa), tapi pas dibawa ke rumah sakit sudah enggak ada," jelas Juli.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini