alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Satu Siswa Positif COVID-19, PTM di SMPN 252 Pondok Kelapa Jakarta Timur Dihentikan

Rizki Nurmansyah Kamis, 13 Januari 2022 | 13:32 WIB

Satu Siswa Positif COVID-19, PTM di SMPN 252 Pondok Kelapa Jakarta Timur Dihentikan
Ruang Kelas SMPN 252 Pondok Kelapa Jakarta Timur, Kamis (13/1/2022). Kekinian PTM 100 persen di sekolah tersebut dihentikan sementara setelah satu siswa terkonfirmasi positif COVID-19. [ANTARA/Yogi Rachman]

Untuk sementara proses belajar-mengajar di SMPN 252 Pondok Kelapa kembali dilakukan secara online.

SuaraJakarta.id - Satu siswa SMPN 252 Pondok Kelapa, Jakarta Timur, terkonfirmasi positif COVID-19. Alhasil, proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen di sekolah dihentikan sementara.

Kepala SMPN 252 Jakarta, Misto mengatakan, kegiatan PTM 100 persen dihentikan selama lima hari ke depan sesuai dengan peraturan Surat Keputusan Bersama atau SKB 4 Menteri.

"Dan juga dari keputusan kepala dinas yang menyatakan bahwa kalau ada satu siswa yang terpapar, baik di klaster rumah atau klaster sekolah, (PTM) itu dihentikan untuk sementara, sesuai regulasi yaitu lima hari," kata Misto, Kamis (13/1/2022).

Untuk sementara proses belajar-mengajar di SMPN 252 Pondok Kelapa kembali dilakukan secara online mulai hari ini hingga lima hari ke depan. PTM 100 persen akan kembali dilakukan pada, Selasa (18/1/2022).

Baca Juga: Sebagian Siswa Belum Divaksin, PTM 100 Persen SD Surabaya Belum Bisa Penuh

Terkait siswanya yang positif COVID-19, Misto mengatakan, sudah dirawat sejak Selasa (11/1/2022) bersama sang ayah di Rumah Sakit Omni Pekayon Bekasi.

"Yang terpapar (COVID-19) itu klaster dari rumah dan rumahnya ini kebetulan mereka tinggalnya bukan di DKI tapi di Bekasi," ujar Misto.

Terpisah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 252 Pondok Kelapa, Sugiyanto mengaku belum mengetahui apakah siswa yang bersangkutan terpapar varian Omicron atau tidak.

Usai diketahui satu siswa terkonfirmasi positif, maka pihaknya langsung melakukan penyemprotan disinfektan yang sebenarnya juga sudah rutin dilakukan.

"Kami mengambil langkah-langkah yang pertama sore harinya kita semprot disinfektan seluruh kelas, kemudian selanjutnya kita koordinasi dengan Puskesmas," ujar Sugiyanto.

Baca Juga: Muncul Kasus Siswa SMAN 71 Terpapar Omicron, Kenneth DPRD DKI Minta PTM 100 persen Disetop

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait