facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Anies Genjot Warga Gunakan Transportasi Umum, Menjawab Masalah Kualitas Udara Jakarta

Erick Tanjung | Fakhri Fuadi Muflih Rabu, 22 Juni 2022 | 14:50 WIB

Anies Genjot Warga Gunakan Transportasi Umum, Menjawab Masalah Kualitas Udara Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat memimpin upacara HUT DKI Jakarta di lapangan Monas. (Suara.com/Fahkri)

"Karena itu mengapa selama empat tahun ini kami genjot serius soal transportasi umum, salah satu tujuannya untuk mengurangi emisi yang terjadi di kota kita," kata Anies.

SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan menggenjot warga Jakarta menggunakan transportasi umum dalam aktivitas sehari-hari. Hal ini menjawab masalah kualitas udara di Jakarta yang semakin buruk.

"Karena itu mengapa selama empat tahun ini kami genjot serius soal transportasi umum, salah satu tujuannya untuk mengurangi emisi yang terjadi di kota kita," kata Anies saat ditemui di upacara HUT ke-495 Jakarta, Monumen Nasional, Jakarta, Rabu (22/6/2022).

Anies mengakui kalau Jakarta memang bukanlah kota yang memiliki udara bersih lantaran banyaknya emisi dari kendaraan bermotor.

Dirinya menilai bahwa pasti ada suatu penyebab mengapa Jakarta disebut sebagai kota paling berpolusi di Indonesia. Salah satunya berasal dari pergerakan berbagai wilayah.

Baca Juga: Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia, Sampai Ada yang Jualan Udara Sehat di Marketplace

Kemudian, Anies kembali mengingatkan kepada masyarakat mengenai pentingnya uji emisi kendaraan bermotor yang beroperasi di Jakarta dan sekitarnya untuk mengurangi polusi udara.

Adanya persoalan kualitas udara di Jakarta ini bisa menjadi sebuah penanda bahwa pemerintah perlu kembali memperhatikan regulasi bersama masyarakat dengan memanfaatkan transportasi umum.

Tak hanya itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga akan mengambil tindakan tegas dengan mencari kawasan yang berperan sebagai sumber polusi, salah satunya perusahaan di Marunda.

"Sama seperti ketika kita menindak sebuah perusahaan di Marunda yang menimbulkan polusi yang berdampak pada kesehatan masyarakat. Langsung kirimkan surat, hentikan," tuturnya.

Dengan demikian, Anies akan memberikan sanksi keras kepada perusahaan yang memberi sumbangan polusi dengan cara pemberhentian izin operasi. (Antara)

Baca Juga: Kualitas Udara Ibu Kota Makin Buruk, Anies: Ada Pergerakan Masif Warga Dari Luar Jakarta

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait