facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Alasan JNE Kubur Beras Bansos Presiden di Depok: Rusak karena Basah Kehujanan

Rizki Nurmansyah Rabu, 03 Agustus 2022 | 07:05 WIB

Alasan JNE Kubur Beras Bansos Presiden di Depok: Rusak karena Basah Kehujanan
Kondisi beras bansos presiden yang dikubur di Kelurahan Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, Minggu (31/7/2022). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha]

Pemendaman beras bansos presiden itu terungkap dari keterangan RS, selaku pemilik lahan.

SuaraJakarta.id - Mabes Polri mengungkapkan beras bantuan sosial (Bansos) presiden yang ditemukan terkubur di lahar parkir JNE di Kelurahan Sukmajaya, Depok, ditimbun pada 5 November 2021.

"Diketahui bahwa pihak JNE mengubur atau memendam beras tersebut tanggal 5 November 2021," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (2/8/2022).

Penimbunan beras bansos presiden tersebut sudah dibuatkan berita acara pemendaman beras dengan jumlah sebanyak 3.675 kilogram atau 289 karung atau setara untuk 139 keluarga penerima manfaat (KPM).

"Menurut pihak JNE, beras yang dikubur rusak karena basah kehujanan; sehingga pihak JNE menyatakan tidak layak dibagikan ke KPM. Itu alasan JNE," tambahnya.

Baca Juga: Muhaimin Iskandar: Penemuan Bansos Terkubur di Depok Indikasikan Prosedur Penyaluran Tidak Sesuai Ketentuan

Pemendaman beras bansos presiden itu terungkap dari keterangan RS, selaku pemilik lahan. Selanjutnya, pada Sabtu (30/7), RS melaporkan ke Polres Depok dan melakukan penggalian dengan menggunakan alat berat.

Dari penggalian itu ditemukan beras bansos presiden bermerk Kita Premium dengan kemasan ukuran 5 Kg, 10 Kg, 20 Kg, serta beberapa beras yang sudah berhamburan di tanah.

Usai penemuan itu, polisi melakukan pengamanan di sekitar lokasi dan memasang garis polisi. Terkait laporan tersebut, penyidik Polri menggali keterangan terhadap Vice President Qualilty and Fasility JNE berinisial SJ.

Menurut pengakuan SJ, pemendaman beras di Depok, tersebut sesuai dengan perjanjian kerja sama antara pembukuan kantor cabang utama PT Tiki Jalur Nugraha Eka Kurir dengan PT Indah Berkah Bersaudara.

"Yang melaksanakan pemendaman beras adalah PT Indah Berkah Bersaudara," kata Ramadhan.

Baca Juga: Fakta Penimbunan Sembako JNE Depok: Lebih dari 3 Ton dan Tak Ada SOP Pemusnahan

Dalam standar operasional prosedur (SOP) JNE, lanjutnya, tidak ada pengaturan cara pemusnahan apabila barang kiriman rusak. Pemusnahan itu pun sudah seizin JNE pusat.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait