Tolak Penangguhan Penahanan Roy Suryo, Ini Alasan Polda Metro Jaya

Berkas perkara kasus dugaan penistaan agama Roy Suryo tersebut juga siap dilimpahkan ke kejaksaan.

Rizki Nurmansyah
Sabtu, 13 Agustus 2022 | 10:00 WIB
Tolak Penangguhan Penahanan Roy Suryo, Ini Alasan Polda Metro Jaya
Petugas mengawal mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo (tengah) saat menuju rutan usai menjalani pemeriksaan di Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (5/8/2022). [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso]

SuaraJakarta.id - Upaya tersangka kasus dugaan penistaan agama terkait meme stupa Candi Borobudur, Roy Suryo, meminta penangguhan penahanan, ditolak penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

Diungkapkan, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan, penolakan permohonan penangguhan penahanan Roy Suryo, merupakan pertimbangan dari penyidik.

"Di dalam UU kan dijelaskan pertimbangan penyidik itu bisa takut tersangka menghilangkan barang bukti, tersangka melarikan diri. Macam-macam lah. Masyarakat bisa menilai," kata Zulpan di Jakarta, Jumat (12/8/2022).

Zulpan menambahkan, berkas perkara kasus dugaan penistaan agama Roy Suryo tersebut juga siap dilimpahkan ke kejaksaan.

Baca Juga:Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo Ditolak, Polda Metro Jaya: Masyarakat Bisa Menilai

"Kita akan kirim ke kejaksaan pada hari Senin besok. Jadi pemberkasan sudah jadi tinggal kita kirim ke kejaksaan," ujar Zulpan.

Ajukan Jadi Tahanan Kota

Tersangka kasus dugaan penistaan agama terkait meme stupa Candi Borobudur, Roy Suryo, telah mengajukan penangguhan penahanan ke Polda Metro Jaya, Sabtu (6/8/2022) lalu.

Melalui kuasa hukumnya, Roy Suryo meminta agar dijadikan tahanan kota.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan mengatakan, pihaknya telah menerima surat pengajuan penangguhan penahanan Roy Suryo.

Baca Juga:Polda Metro Jaya: Tak Ada Perlakuan Khusus Terhadap Roy Suryo di Tahanan

Terkait ini, Zulpan menegaskan bahwa keputusan penangguhan penahanan Roy Suryo masih menunggu keputusan dari penyidik.

News

Terkini

Riza mengatakan, dirinya keluar dan menemui massa untuk mendengar apa yang menjadi tuntutan dalam aksi massa KRMP ini.

News | 20:07 WIB

"Selama lima tahun ini kami tidak pernah melakukan penggusuran," ucap Riza.

News | 19:56 WIB

Juga pernah beraksi merampok toko emas di kawasan Tangerang Raya lainnya.

News | 19:51 WIB

Putri keluar Gedung Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan sekitar pukul 17.25 WIB, dengan mengenakan baju tahanan.

News | 19:13 WIB

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria keluar menemui massa. Hanya saja, ia berdiri di balik gerbang Balai Kota.

News | 18:23 WIB

Anies juga didesak untuk keluar menemui massa. Jika Anies tak kunjung keluar, maka massa tak segan bertahan hingga menginap di lokasi aksi.

News | 17:31 WIB

Ia juga mengatakan secara fisik kondisi Putri Candrawathi dalam keadaan baik.

News | 17:07 WIB

Sigit berharap langkah penahanan yang dilakukan penyidik dapat menjawab pertanyaan publik yang selama ini menanyakan posisi Putri Candrawathi yang tidak kunjung ditahan.

News | 16:54 WIB

Kejadian pencurian kotak amal di Mushola Roudhatul Jannah kerap terjadi.

News | 16:29 WIB

Kapolri juga mengumumkan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawatahi ditahan di Rutan Mabes Polri.

News | 16:04 WIB

"Status FS secara resmi sudah tidak menjadi anggota Polri."

News | 15:32 WIB

Dijelaskan penyerangan gangster itu terjadi pukul 02.35 WIB.

News | 15:30 WIB

"Anies justru melanggengkan praktik penggusuran paksa di DKI Jakarta dengan tidak mencabut Peraturan tersebut."

News | 15:25 WIB

Syarifah menyebut penangkapan bermula saat pihak kepolisian mendapat informasi dari warga.

News | 15:22 WIB
Tampilkan lebih banyak