Polisi Periksa 4 Saksi Terkait Penembakan Toserba dan Bank di Cengkareng

Kapolsek Cengkareng, Kompol Ardhie Demastyo mengatakan, saksi yang telah diperiksa diantaranya, sekuriti Bank Capital dan toko serba guna (Toserba).

Rizki Nurmansyah | Faqih Fathurrahman
Jum'at, 19 Agustus 2022 | 19:17 WIB
Polisi Periksa 4 Saksi Terkait Penembakan Toserba dan Bank di Cengkareng
Kapolsek Cengkareng Kompol Ardhie Demastyo saat ditemui di Polres Metro Jakarta Barat, Selasa (24/5/2022). [Suara.com/Faqih Fathurrahman]

SuaraJakarta.id - Polisi periksa 4 orang saksi terkait penembakan oleh orang tidak dikenal (OTK) di komplek Ruko Golf Lake, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Kamis (18/8/2022) kemarin.

Kapolsek Cengkareng, Kompol Ardhie Demastyo mengatakan, saksi yang telah diperiksa diantaranya, sekuriti Bank Capital dan toko serba guna (Toserba).

"Saksi 4 orang. Sekuriti, kepala sekuriti, terus sama pihak Bank Capital sama Toserba," kata Ardhie saat dikonfirmasi, Jumat (19/8/2022).

Diketahui, peristiwa penembakan yang dilakukan oleh OTK menyasar dua bangunan, yakni Toserba dan Bank Capital.

Baca Juga:Selidiki Motif Penembakan Ruko di Cengkareng, Polisi: Tak Ada Indikasi Perampokan, Kayaknya Mau Cari Sensasi

Ardhie menjelaskan, penembakan yang dilakukan OTK terjadi pada Kamis (18/8/2022) sekira pukul 02.45 WIB dinihari.

Saat itu, pihak sekuriti mendengar ada letusan, dan alarm pengamanan di Bank Capital tersebut bunyi lantaran letusan tersebut.

Sekuriti tersebut melaporkan kejadian penembakan ini ke pihak manajer. Akibat penembakan itu, kaca dibalik roliing door tersebut pecah.

"Sekuriti itu yang melihat langsung karena pas melihat pecah itu dia enggak berani buka. Nunggu pimpinannya," ungkapnya.

Ardhie menyebut saat ini pihaknya tengah menyelidiki motif penembakan tersebut.

Baca Juga:Terekam CCTV, Diduga Pelaku Penembakan Ruko di Golf Lake Cengkareng Berjumlah 2 Orang

"Enggak ada barang barang hilang. Ini masih proses lidik. Masih dicari bukti-bukti yang lain dari rekaman CCTV yang ada di situ," pungkasnya.

News

Terkini

Riza mengatakan, dirinya keluar dan menemui massa untuk mendengar apa yang menjadi tuntutan dalam aksi massa KRMP ini.

News | 20:07 WIB

"Selama lima tahun ini kami tidak pernah melakukan penggusuran," ucap Riza.

News | 19:56 WIB

Juga pernah beraksi merampok toko emas di kawasan Tangerang Raya lainnya.

News | 19:51 WIB

Putri keluar Gedung Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan sekitar pukul 17.25 WIB, dengan mengenakan baju tahanan.

News | 19:13 WIB

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria keluar menemui massa. Hanya saja, ia berdiri di balik gerbang Balai Kota.

News | 18:23 WIB

Anies juga didesak untuk keluar menemui massa. Jika Anies tak kunjung keluar, maka massa tak segan bertahan hingga menginap di lokasi aksi.

News | 17:31 WIB

Ia juga mengatakan secara fisik kondisi Putri Candrawathi dalam keadaan baik.

News | 17:07 WIB

Sigit berharap langkah penahanan yang dilakukan penyidik dapat menjawab pertanyaan publik yang selama ini menanyakan posisi Putri Candrawathi yang tidak kunjung ditahan.

News | 16:54 WIB

Kejadian pencurian kotak amal di Mushola Roudhatul Jannah kerap terjadi.

News | 16:29 WIB

Kapolri juga mengumumkan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawatahi ditahan di Rutan Mabes Polri.

News | 16:04 WIB

"Status FS secara resmi sudah tidak menjadi anggota Polri."

News | 15:32 WIB

Dijelaskan penyerangan gangster itu terjadi pukul 02.35 WIB.

News | 15:30 WIB

"Anies justru melanggengkan praktik penggusuran paksa di DKI Jakarta dengan tidak mencabut Peraturan tersebut."

News | 15:25 WIB

Syarifah menyebut penangkapan bermula saat pihak kepolisian mendapat informasi dari warga.

News | 15:22 WIB
Tampilkan lebih banyak