Sistem Baru Tap In Tap Out Transjakarta Bikin Saldo Kartu Terpotong Dua Kali, Pemprov DKI Janjikan Refund

Permasalahan sistem baru integrasi transportasi TransJakarta masih terjadi. Kali ini, setelah diterapkan aturan wajib tap in-tap out, saldo di kartu e-money terpotong dua kali

Chandra Iswinarno | Fakhri Fuadi Muflih
Rabu, 05 Oktober 2022 | 19:07 WIB
Sistem Baru Tap In Tap Out Transjakarta Bikin Saldo Kartu Terpotong Dua Kali, Pemprov DKI Janjikan Refund
Petugas menunjukan kartu Jak Lingko di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (17/12). [Suara.com/Fakhri]

SuaraJakarta.id - Permasalahan sistem baru integrasi transportasi pada Transjakarta masih saja terjadi. Kali ini, setelah diterapkan aturan wajib tap in-tap out, saldo di kartu uang elektronik pelanggan justru terpotong dua kali.

Masyarakat melalui media sosial mengeluhkan saldo kartu uang elektronik mereka terpotong sebesar Rp3.500 saat tap in sebelum memasuki halte dan Rp3.500 saat tap out setelah turun dari bus TransJakarta.

Merespons hal tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI, melalui Direktur Utama PT JakLingko Indonesia Muhamad Kamaluddin, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia pun memberikan solusi berupa pengembalian uang atau refund bagi pelanggan yang saldonya terpotong dua kali.

"Apabila pengguna TransJakarta telah melakukan tap out pada perjalanan sebelumnya namun masih mengalami kendala blokir dan membayar kembali di perjaanan Transjakarta sesudahnya dapat melakukan proses refund," ujar Kamaluddin kepada wartawan, Rabu (5/10/2022).

Baca Juga:Aturan Lengkap Naik Bus Transjakarta Terbaru: Wajib Tap Out, Saldo Rp 5 Ribu

Untuk bisa melakukan refund, pelanggan diminta untuk menghubungi customer care JakLingko Indonesia pada nomor 081260001440. Nomor ini bisa juga dikontak lewat aplikasi WhatsApp.

Setelah itu, laporkan nomor kartu elektronik yang saldonya terpotong dua kali beserta nomor ponsel pengguna yang bisa dihubungi kepada customer care.

Ia menjelaskan, sebagian besar penyebab saldo terpotong adalah karena penumpang pada saat proses tap out di bus belum berhasil atau proses tap out saat masih di bus belum terekam di kartu pelanggan tersebut.

"Sehingga, ketika di-tap in di halte berikutnya, penumpang tersebut dikenakan biaya satu kali perjalanan sebelumnya," katanya.

Sebelumnya, antrean pelanggan di halte-halte bus Transjakarta yang mengular panjang terjadi pada Selasa (4/10/2022) pagi ketika jam sibuk. Belakangan, penyebabnya diketahui karena banyaknya kartu pengguna angkutan umum ini yang terblokir.

Baca Juga:Sistem Baru Bikin Kartu Pelanggan TransJakarta Terblokir, Jaklingko Klaim Sudah Sosialisasi

Corporate Secretary and Legal Division Head PT JakLingko Indonesia, Kevin menjelaskan, kartu terblokir karena pihaknya baru saja menerapkan sistem baru pada mesin-mesin halte. Sistem baru ini mewajibkan pelanggan melakukan tap atau menempel kartu saat masuk dan keluar halte atau tap in-tap out.

News

Terkini

Proses evakuasi rumah roboh masih dilakukan oleh BPBD DKI Jakarta.

News | 21:15 WIB

Turnamen Piala Walikota Tangerang Grasstrack Motorcross ini berlangsung selama dua hari mulai tanggal 26 Nopember hingga 27 Nopember 2022 dengan membuka 23 kelas.

News | 20:47 WIB

Polisi baru-baru ini mengungkap fakta terbaru kasus kematian satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat, yang ditemukan mengering.

News | 19:48 WIB

Saat gempa Cianjur terjadi, dirasakan cukup kencang di area situs.

News | 19:05 WIB

DVI Polri telah menerima 158 kantong jenazah, baik di RSUD Cimacan maupun di RSUD Sayang.

News | 18:17 WIB

Jokowi menyinggung 'rambut putih' yang disebutnya sebagai pemimpin yang memikirkan rakyat.

News | 18:09 WIB

"Kereta anjlok tertimpa tiang pantograf di Stasiun Kampung Bandan."

News | 17:50 WIB

"Jangan sampai kita memilih pemimpin yang senang duduk di Istana yang AC-nya dingin. Ini negara besar. Jangan hanya duduk manis di Istana presiden," kata Jokowi.

News | 16:03 WIB

Spanduk itu dibentangkan tepat di depan panggung di mana Presiden Jokowi sedang berpidato.

News | 15:38 WIB

Latif mengatakan pengemudi Land Cruiser berinisial SH sengaja memasang pelat palsu tersebut.

News | 15:14 WIB

Para dokter dan ahli medis Siloam dan SingHealth dapat memperoleh manfaat dari penelitian dan pelatihan klinis.

News | 14:32 WIB

Polisi masih menyelidiki kasus tewasnya mahasiswa UI yang ditabrak dan dilindas Eks Kapolsek Cilincing AKBP (purn) Eko Setia.

News | 12:30 WIB

Joko menyebut sejauh ini polisi sudah memeriksa sebanyak 5 saksi.

News | 11:17 WIB

Saat ini Baznas telah mendirikan 9 posko untuk membantu masyarakat terdampak gempa di Cianjur.

News | 10:43 WIB

Kejati DKI belum menerima seluruh berkas perkara dari lima tersangka yang dikirim Polda Metro Jaya. Baru empat berkas yang diserahkan.

News | 06:05 WIB
Tampilkan lebih banyak