Viral Remaja Dipukuli Sekelompok Orang hingga Diancam Pistol di Kemang, Polisi Cek TKP

Tak hanya NF, beberapa wanita yang diduga merupakan rekan korban juga jadi sasaran.

Rizki Nurmansyah | Rakha Arlyanto
Jum'at, 25 November 2022 | 21:38 WIB
Viral Remaja Dipukuli Sekelompok Orang hingga Diancam Pistol di Kemang, Polisi Cek TKP
Seorang pemuda dipukuli sekelompok orang di kafe Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (24/11/2022). [Tangkapan Layar]

SuaraJakarta.id - Seorang remaja berinisial NF (20) menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang tidak dikenal di area Kemang, Mamang Prapatan, Jakarta Selatan pada Kamis (24/11/2022) malam.

Aksi pengeroyokan itu direkam oleh seseorang dan viral di media sosial. Salah satunya oleh akun @merekamjakarta.

Dalam narasinya dijelaskan jika NF dipukuli sekelompok orang hingga sempat diancam menggunakan senjata api.

Tak hanya NF, beberapa wanita yang diduga merupakan rekan korban juga jadi sasaran.

Baca Juga:TNI AL Bantah Anggota Marinir Terlibat Penganiayaan Pemuda di Kemang

"Mereka bawa pistol dikeluarin biar teman-teman gue nggak ada ngelawan. Ada 4 perempuan yang kena pukul sampai diinjak-injak juga," ujar saksi dalam narasi @merekamjakarta dikutip Suara.com, Jumat (25/11/2022).

Akibat kejadian itu, NF dilaporkan mengalami luka di bagian punggung diduga bekas cambukan. NF pun membuat laporan polisi ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Irwandhy membenarkan adanya laporan dari korban.

"Untuk korban NF sudah membuat laporan perihal kejadian tersebut," kata Irwandy.

Menindaklanjuti laporan korban, aparat kepolisian pun melakukan pengecekan ke lokasi kejadian dan memeriksa beberapa saksi.

Baca Juga:Terkuak! Bocah Surabaya Tewas Gegara Tubuh sampai Kepala Dipukuli Ibunya Bertubi-tubi

"Sudah dilakukan tindakan awal kepolisian terkait peristiwa tersebut yang dilakukan oleh Polsel Mampang Prapatan dan Polres berupa cek TKP mendata para saksi," ungkap Irwandhy.

Irwandhy kini sudah diminta untuk melakukan visum buntut pengeroyokan itu. Polisi masih menyelidiki peristiwa itu lebih lanjut.

News

Terkini

Pemprov DKI Jakarta bakal meresmikan Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) alias Skywalk Kebayoran Lama, Jaksel.

News | 20:13 WIB

Mantan Anggota TGUPP Tatak Ujiyati ikut pasang badan terkait pernyataan Presiden Jokowi yang menyebut proyek sedotan Kali Ciliwung mangkrak enam tahun.

News | 18:47 WIB

Unit Reskrim Polsek Tambora meringkus dua pelaku pencurian dan seorang penadah hasil curian kendaraan bermotor. Pada Minggu (22/1/2023) kemarin.

News | 18:18 WIB

Pemprov DKI Jakarta anggarkan dana Rp4,7 miliar untuk pengadaan lift baru dan pemeliharaan lift lama di Gedung DPRD DKI Jakarta.

News | 18:00 WIB

Event ini diramaikan oleh 16 travel agent.

Lifestyle | 17:57 WIB

Seleksi Setda DKI Jakarta pengganti Marullah Matali menyisakan enam calon.

News | 17:00 WIB

Tak lagi melebarkan jalan untuk atasi macet, Pemprov DKI pilih buat jalan tembus pada ruas jalan yang belum terhubung.

News | 12:51 WIB

Penerapan jalan berbayar juga belum tentu dapat mengurai kemacetan.

News | 22:01 WIB

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Irwandhy Idrus menambahkan permohonan penangguhan merupakan hak tersangka.

News | 21:32 WIB

Satu gudang yang berisi satu unit konveksi bordir serta tiga kendaraan hangus terbakar di wilayah Kembangan, Jakarta Barat pada Rabu (25/1/2023).

News | 19:45 WIB

Rapat kerja rencana jalan berbayar atau ERP antara Komisi B DPRD DKI Jakarta dengan Pemprov Jakarta kembali gagal.

News | 19:02 WIB

Perwakilan DPRD DKI Jakarta akhirnya menemui massa aksi ojol yang menolak rencana pemberlakuan ERP.

News | 15:50 WIB

Sebagian besar warga di Jakarta Barat (Jakbar) belum memiliki septic tank.

News | 14:54 WIB

Hingga kini belum diketahui cairan apa yang disiramkan kepada salah satu pelajar tersebut.

News | 14:16 WIB

"Sebelum ada ETLE mereka beli setahun, dua tahun tidak membayar pajak, ya biasa saja karena di dalam STNK tertulis 5 tahun. Ini yang sering lolos," ujar Syafrin.

News | 05:30 WIB
Tampilkan lebih banyak